radarlampung.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pesawaran menurunkan dua unit alat berat untuk normalisasi sungai. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi banjir di kabupaten itu. \"Kita sudah petakan serta inventarisasi titik rawan banjir dan longsor. Kemudian koordinasi dengan kecamatan. Dari titik potensi penyebab banjir, kita lakukan prioritas,\" kata Kepala Dinas PUPR Pesawaran Zainal Fikri, Jumat (10/1). Titik rawan berada pada sembilan kecamatan. Seperti Kecamatan Negerikaton dan Tegineneneng yang berpotensi rawan angin puting beliung. Kemudian titik yang menjadi fokus adalah Kecamatan Punduhpedada, Margapunduh, Padangcermin, Telukpandan, Wayratai, Waykhilau, Kedondong, Waylima dan Gedongtataan. \"Lokasi yang menjadi titik rawan di Gedongtataan seperti Sungai Langka. Itu perlu penanganan jangka panjang,\" ucapnya. (ozi/ais)
Turunkan Alat Berat Normalisasi Sungai di Pesawaran
Jumat 10-01-2020,18:30 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,11:29 WIB
50 Tahun SMAN 9 Bandar Lampung: Puncak HUT Jadi Ajang Ajak Alumni 'Pulang Ke Rumah'
Minggu 26-07-2026,09:01 WIB
Gelar Lip Party 2026, Chandra Superstore Tanjung Karang Hadirkan Beragam Event Seru dan Promo Menarik
Minggu 26-07-2026,08:27 WIB
Hak 7 Eks Pegawai PT Wahana Raharja Belum Terbayar, Manajemen Targetkan Eksekusi Putusan MA Akhir 2026
Minggu 26-07-2026,13:08 WIB
Lampung Bidik PAD Baru dari Rumah Sakit Hewan dan Laboratorium Pakan
Minggu 26-07-2026,18:20 WIB
Ngopi Serasi Jadi Saluran Aspirasi Langsung, Bupati Pringsewu Buka Ruang Warga Sampaikan Keluhan
Terkini
Senin 27-07-2026,07:23 WIB
Buru Promo Banded Pick of The Week di Chandra Superstore, Cek Daftar Lengkap Produk Hematnya
Senin 27-07-2026,07:04 WIB
12 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Jadi Wilayah Terbanyak
Senin 27-07-2026,06:06 WIB
Khusus Hari Ini, Promo Senin Ceria Indomaret 27 Juli 2026, Ada Beli 2 Gratis 2 Sosis Hingga Yoghurt
Minggu 26-07-2026,21:42 WIB
Tim Dosen dan Mahasiswa ITERA Latih PKK Desa Patoman Buat Water Kefir Probiotik
Minggu 26-07-2026,18:20 WIB