radarlampung.co.id – Kabid SDM dan Komunikasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Bandarlampung Nurman menegaskan, tidak ada batasan kuota bagi pasien BPJS Kesehatan untuk berobat di rumah sakit mana pun yang sudah menjalin kerja sama dengan BPJS. Hal ini ditegaskannya menanggapi salah satu pasien yang mengaku tidak mendapatkan pelayanan dokter di Rumah Sakit Advent Bandarlampung karena kuota pasiennya sudah penuh. Menurut Nurman, sama sekali tidak benar jika BPJS dan pihak rumah sakit membatasi kuota pasien. Kalaupun ada, tandasnya, mungkin inisiatif dokternya dengan melihat jumlah pasien ideal yang mampu dilayani sesuai jam praktiknya yang tersedia. ”Ini biasanya bagi dokter spesialis,” kata Nurman kepada Radarlampung.c.id, Selasa (5/3). Nurman mengatakan segera mengomunikasikannya dengan pihak Rumah Sakit Advent. ”Ini agar jangan sampai ada kesalahpahaman di antara petugasnya dalam melayani pasien BPJS. ”Karena, kita juga gak pernah main-main dengan pelayanan pasien,” tandasnya. Sebelumnya, salah satu pasien BPJS di Rumah Sakit Advent Bandarlampung, Hermansyah (61), meluapkan emosinya dengan merobek surat rujukan dan pendaftaran berobat dirinya. Ini setelah warga Jalan Danau Ranau, Kedaton, Bandarlampung, tersebut merasa kecewa atas pelayanan petugas rumah sakit setempat. Awalnya, Hermansyah, Senin (4/3) pagi datang ke Advent untuk melakukan pengecekan penyakit jantung yang dideritanya. Kemudian setelah mendapatkan nomor antrean 28, ia mendaftarkan diri ke bagian administrasi pendaftaran dengan menunjukkan surat rujukan faskes 1 dari Klinik Keluarga Sejahtera. Namun, petugas pendaftaran menolaknya karena kuota pasien yang harus dilayani dokter spesialis tersebut sudah penuh. ’’Saya kan dapat surat rujukan dari Klinik Sejahtera Korem ke Rumah Sakit Advent untuk berobat ke dokter spesialis penyakit dalam (bukan jantung). Tetapi, petugasnya bilang nggak bisa,\" ungkapnya. Terpisah, Kepala Bagian Humas Otot Sudarmono mengatakan, pihaknya tidak pernah menolak pasien. Kalaupun hari itu tidak bisa memberikan pelayanan karena memang pasien yang harus dilayani dokternya sudah melebihi batas maksimal. ’’Sehingga, pasien biasanya kita sarankan untuk memilih dokter lainnya atau mengundur jadwal berobat ke hari berikutnya. Ini pun bagi pasien yang hendak berobat jalan atau sekadar pengecekan kesehatan, bukan pasien darurat yang memang terap harus kita perioritaskan,” kata Otot. (mel/rim)
BPJS Tegaskan Tak Ada Batasan Kuota Pasien
Selasa 05-03-2019,22:40 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 31-08-2026,06:04 WIB
Banjir Diskon J.CO Anniversary Dimulai Hari Ini 31 Agustus: Berburu Paket Hemat Donat dan Minuman Segar
Senin 31-08-2026,08:13 WIB
Pilihan Promo SSR Indomaret Pekan Ini: Minyak Goreng 2L Mulai Rp41.500 dan Diskon Kebutuhan Rumah Tangga
Senin 31-08-2026,07:06 WIB
Rekomendasi Smartwatch untuk Pengguna iOS and Android: Huawei Watch Fit 5 Pro Tampil Serba Bisa
Senin 31-08-2026,06:17 WIB
Prakiraan Cuaca Lampung 31 Agustus 2026, Dominan Cerah Berawan
Senin 31-08-2026,08:03 WIB
Jangan Dianggap Remeh, Riwayat SLIK OJK Merupakan Cerminan Kebiasaan Finansial Anda
Terkini
Selasa 01-09-2026,02:01 WIB
Nikmati Sensasi Lezat Double Beef Teriyaki Domesteak Cuma Rp50 Ribu, Berlaku di Lampung City Mall Aja
Selasa 01-09-2026,01:06 WIB
OJK Imbau Masyarakat Siapkan Dana Darurat untuk Mencegah Utang dan Menjaga Stabilitas Keuangan Pribadi
Selasa 01-09-2026,00:54 WIB
Simak! Dua Jalur Perpanjang SIM A dan C dari Ditlantas Polda Lampung
Senin 31-08-2026,23:19 WIB
BMKG Rilis Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Lampung, Berlaku 1–4 September 2026
Senin 31-08-2026,20:53 WIB