RADARLAMPUNG.CO.ID - Minyak goreng di minimarket Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji ludes terjual, Kamis (20/1). Pekerja minimarket, Yuli mengatakan, stok minyak goreng sudah habis terjual sejak Rabu siang. \"Orang-orang pada nyerbu tetapi langsung kita tertibkan dengan mengantri. Dan kami mulai start itu pukul 12.00 WIB langsung setengah jam habis,\" ungkapnya, saat disambangi radarlampung.co.id, Kamis (20/1). Menurutnya, harga minyak goreng saat ini mencapai Rp14 ribu per liter. Ini karena ada kebijakan pemerintah pusat untuk menurunkan harga minyak makan tersebut. \"Harga saat ini sebesar Rp14 ribu, sudah harga normal, jadi bukan promo, yang sebelumnya harga minyak goreng mencapai Rp43-45 ribu per liter,\" Ujarnya. Ia mengaku, stok minyak goreng untuk minimarket setiap harinya dipastikan tak berkurang. Sementara, Suyanti penjual sembako di Pasar Brabasan mengatakan, bahwa harga minyak makan yang dijualnya belum turun. Ia menjual minyak makan per liter atau 900 ml sebesar Rp18 ribu. \"Saya ini baru beli stok minyak goreng harganya tinggi. Kalau mau jual dihargai Rp 14 ribu per liter ya bisa rugi mas,\" ucapnya. Padahal, ia menilai harga minyak goreng yang dijualnya tidak begitu tinggi dikisaran harga Rp18 ribu per liter nya atau 900 mili untuk merek kemasan minyak goreng yang paling murah. Sebab, sebelumnya ia mengaku pernah ditawarkan oleh sales yang menjual minyak makan diharga Rp 42-40 ribu per liternya. Sementara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji melalui Dinas Koperasi, UMK, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) sudah melakukan pengecekan harga minyak goreng dilapangan. Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UMK, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Mesuji, Eka Apriyanto merespon cepat kebijakan tersebut. Sebab, minyak goreng merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Menurut dia, harga Rp14 ribu tersebut masih diritel seperti di Alfamart dan indomaret. Belum termasuk pasar rakyat, karena masih menunggu aturan lanjutan. \"Ini adalah langkah yang tepat yang dikeluarkan pemerintah karena memang minyak goreng ini adalah kebutuhan penting masyarakat, maupun pedagang. Sehingga ini harus kita kawal dan awasi di lapangan,\" Pungkasnya. (muk/yud)
Minyak Goreng di Mesuji Ludes
Kamis 20-01-2022,15:33 WIB
Editor : Yuda Pranata
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 20-08-2026,21:40 WIB
BPJS Usut Kartu JKN Peserta yang Sudah Tercatat Meninggal
Kamis 20-08-2026,17:51 WIB
BBWS Mesuji Sekampung Cek Dugaan Solar Ilegal di Proyek Tanggul Rp23,9 Miliar
Kamis 20-08-2026,19:24 WIB
Kerap Bermasalah, DPRD Metro Prioritaskan Persoalan TPAS Karangrejo dalam Anggaran 2027
Kamis 20-08-2026,16:11 WIB
Diduga kecanduan judol, gelapkan uang setoran perusahaan hingga Rp125 Juta
Jumat 21-08-2026,06:51 WIB
Promo Men's Fair Indomaret: Pangkas Harga Face Wash hingga Parfum Pria
Terkini
Jumat 21-08-2026,12:51 WIB
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Pecahan 1 Gram Bertahan di Angka Rp2.725.000
Jumat 21-08-2026,12:38 WIB
Rekomendasi 10 Smartphone Gaming Terbaik 2026, Cek Spesifikasi Lengkap Fast Charging
Jumat 21-08-2026,10:44 WIB
Dugaan Perselingkuhan Oknum DPRD Bandar Lampung, BK Tegaskan SN Tak di Lokasi, EH Ditunggu PAN
Jumat 21-08-2026,08:29 WIB
Harga Emas Melonjak Mumpuni, Kapan Waktu yang Tepat Mulai Berinvestasi? Simak Panduannya
Jumat 21-08-2026,08:19 WIB