RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung membatalkan pembelajaran tatap muka di Waykanan yang sejatinya akan dilakukan pada 10 Agustus lalu. Hal tersebut disebabkan bermunculan kasus baru terkonfirmasi positif. Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar mengatakan, meskipun pasien yang terkonfirmasi positif meningkat, terdapat dua kabupaten yang tetap membuka sekolah tatap muka, yakni Mesuji dan Tulangbawang Barat. Dijelaskan Sulpakar, kegiatan belajar tatap muka di daerah tersebut diizinkan, karena kondisi di kabupaten tersebut telah dianggap aman. \"Daerah lainnya masih dalam proses persiapan, sambil melihat perkembangan kondisi Covid-19 di Lampung,\" katanya, Jumat (21/8). Terpisah, Ketua MKKS SMA Lampung Suharto menambahkan, kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa dilakukan dengan memenuhi beberapa persyaratan. Sehingga, satuan pendidikan harus melakukan langkah-langkah untuk persiapan tatap muka sesuai apa keputusan dari gugus tugas. \"Persyaratan dan kesiapan apa yang harus dilakukan misalkan protokol kesehatan, lalu terkait surat persetujuan orang tua, daftar isian sarpras yang harus disiapkan, dan bagaimana nanti koordinasi komite sekolah,\" ujarnya. Dia melanjutkan, setelah semua persyaratan dan persiapan sudah lengkap dan terpenuhi, sekolah juga harus melakukan persiapan untuk dewan guru dan staf di sekolah. \"Di dalam implementasinya nanti, setiap orang memiliki peran sesuai yang dianjurkan,\" imbuhnya. Ia menambahkan, untuk skema pembelajaran yang akan diaplikasikan nanti, pihaknya akan mendiakusikannya bersama kepala sekolah lainnya. Menurutnya, jika menggunakan sistem shift pagi, siang, dan sore, maupun pagi hingga siang. Pihaknya akan mengkaji mobilitas anak-anak terutama jumlah muridnya yang cukup besar. \"Apakah ada pola lain misalnya untuk mereka yang berada di posisi (absen, red) ganjil hadir pada minggu pertama, lalu yang genap pada minggu kedua. Sehingga nanti ada selang waktu belajar satu minggu di rumah dan satu minggu belajar di sekolah. Alternatif-alternatif lain yang harus kita kaji. Pada prinsipnya, pola-pola itu nanti mengurangi resiko berkerumunnya anak. Tapi jauh yang lebih penting menyiapkan lingkungan sekolah, dan sosial,\" pungkasnya. (rur/sur)
MKKS Kaji Pola Pembelajaran Tatap Muka
Jumat 21-08-2020,15:09 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 02-08-2026,08:43 WIB
Sambut Trans-Sumatra Railway, Pemprov Lampung Matangkan Persiapan
Minggu 02-08-2026,07:45 WIB
Rekrutmen CPNS Lampung Masih Dikaji, BKD Sesuaikan Kebutuhan dan Kemampuan Anggaran
Minggu 02-08-2026,10:12 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Molor, Pemerintah Kejar Rampung 12 Agustus
Minggu 02-08-2026,06:53 WIB
Kepala SPPG di Tanggamus Diduga Selingkuh, KPPG Usulkan Sanksi Pemberhentian
Minggu 02-08-2026,08:18 WIB
Tim Dosen Itera Latih Ibu PKK Patoman Buat ECOherbal Spray Antinyamuk
Terkini
Minggu 02-08-2026,15:19 WIB
Pemkot Bandar Lampung Siagakan Empat Mobil Tangki, Sudah Salurkan Air Bersih ke 25 Titik
Minggu 02-08-2026,14:13 WIB
Investasi Lampung Tembus Rp7 Triliun, Proyek Bioetanol Rp2,5 Triliun Jadi Andalan 2026
Minggu 02-08-2026,10:12 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Molor, Pemerintah Kejar Rampung 12 Agustus
Minggu 02-08-2026,08:43 WIB
Sambut Trans-Sumatra Railway, Pemprov Lampung Matangkan Persiapan
Minggu 02-08-2026,08:18 WIB