RADARLAMPUNG.CO.ID - Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Wayrilau mesti mengalihkan perhatiannya kepada warga Blok L Perum BKP, Kemiling, Bandarlampung. Ya, warga setempat mengeluhkan minimnya aliran air PDAM. Bahkan selama tiga hari belakangan aliran air tidak menetes. Yoga Winando (28) warga setempat mengungkapkan, sejak Jumat-Minggu (6-7/9) air PDAM Wayrilau tak mengucur setetes pun. \"Kami bingung ini ada apa,\" katanya kepada Radar Lampung, Selasa (10/9). Bahkan, katanya, saat warga komplain melalui hotline PDAM Wayrilau 0721 483855 jawaban petugas sebatas mengatakan segera menyampaikannya kepada pihak lapangan. Dirinya mencurigai ada masalah SDM yang terjadi di tubuh manajemen PDAM. \"Sepertinya pada malas bagian distribusi airnya,\" imbuhnya. Dirinya mengungkapkan, air pernah hidup beberapa saat Senin (9/9) pagi, sekira pukul 8.00 hingga pukul 11.00 WIB. \"Jam 11 padam lagi, terus kami komplain ke PDAM hidup lagi jam 1 siang. Terus mati lagi sampai saat ini,\" sesalnya Selasa (10/9) siang. Menurutnya, bila berdasarkan jadwal seharusnya, air mengalir setiap hari secara rutin seperti sebelum-sebelumnya. \"Yang mengalami semacam ini hampir menyeluruh. Jadi bukan blok L saja. Menurut saya ini masalah distribusi yang tidak benar,\" pungkasnya. Kabag Produksi PDAM Way Rilau H. Adnan Heri, S.T. menuturkan bahwa dirinya akan melakukan koordinasi dengan petugas operator lapangan dalam mengatur pembagian air. \"Nanti akan saya sampaikan kepada operator lapangannya. Kita akan kasih tahu cara penggilirannya nanti seperti apa,\" imbuhnya. Dirinya bilang, tidak terdistribusinya air pada Jumat-Minggu (6-7/9) lalu lantaran ada perbaikan pipa yang mengalami kebocoran. \"Pekan kemarin itu karena ada pipa pembawa dari Way Linti bocor. Tapi setelah kami perbaiki nyatanya kok masih. Akhirnya kami patroli lagi tapi tidak ketemu. Jadinya sampai tiga hari enggak hidup,\" jelasnya. Dalam hal ini, dirinya memohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Menurutnya, masalah distribusi air PDAM juga terkendala lantaran berkurangnya debit air. \"Idealnya debit air kita itu 450 liter per detik. Namun, hingga saat ini ada penurunan hingga 15 cm atau 16,5 persen, sehingga debit air yang dapat dihasilkan hanya 166 liter per detik,\" ujarnya kepada Radar Lampung, Selasa (10/9). (apr/sur)
Warga Perum BKP Keluhkan Layanan PDAM
Selasa 10-09-2019,20:29 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 09-08-2026,15:32 WIB
Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Lampung Capai 88 Persen, Ditarget Rampung 17 Agustus
Minggu 09-08-2026,20:38 WIB
Emas Antam Bersiap Tembus Level Psikologis Rp2,7 Juta per Gram, Cek Proyeksi Sepekan ke Depan
Minggu 09-08-2026,19:26 WIB
Terang Bulan Bikin Tangkapan Nelayan Menipis, Harga Ikan di Gudang Lelang Naik
Minggu 09-08-2026,17:20 WIB
Metro Dapat Tambahan Kucuran Dana Rp24,66 Miliar Dari Pusat
Minggu 09-08-2026,18:30 WIB
42 Titik Hotspot Terdeteksi di Lampung, 8 Masuk Kategori Sedang
Terkini
Senin 10-08-2026,14:15 WIB
APBD-P Lampung Diintervensi untuk Kejar PSN PSEL
Senin 10-08-2026,13:33 WIB
Jasad Bayi Perempuan di Karung Beras Gegerkan Warga Pahoman Bandar Lampung, Polisi Selidiki Langsung
Senin 10-08-2026,10:43 WIB
ITERA Buka Jalur JKSM S2 di ITB untuk Mahasiswa Baru Berprestasi, Simak Mekanismenya
Senin 10-08-2026,08:29 WIB
Akademisi Unila Latih 25 Guru Bahasa di Pesawaran
Senin 10-08-2026,08:21 WIB