radarlampung.co.id – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran membantah lambatnya pelayanan terhadap pasien. Petugas medis, diklaim sudah memberikan penanganan maksimal. Direktur RSUD Pesawaran Yasmin Marlinawati didampingi dr. Andika mengatakan, pihaknya sudah memberikan pelayanan maksimal kepada pasien. Namun mengingat kondisi Aji Sukma (18), yang mengalami luka menganga di bagian kaki, maka diperlukan tindakan rujukan. \"Untuk kecelakaan lalu lintas memang tidak dapat pembiayaan dengan BPJS. Tapi asuransi Jasa Raharja. Itu sudah kita berikan informasi kepada pihak keluarga. Termasuk jika tidak bisa menggunakan BPJS, maka menggunakan jalur umum dengan tarif yang telah diatur dalam perda,\" kata Andika. Menurut dia, ambulans untuk membawa pasien sudah siap berangkat. Namun, pihak rumah sakit masih menunggu keputusan dari keluarga. Apakah akan dirujuk ke rumah sakit di Bandarlampung atau Pringsewu. ”Kami nggak pernah menahan, tetapi menunggu hasil rundingan keluarga. Mau dirujuk kemana pasien ini, Pringsewu atau Bandarlampung. Sopir ambulans sudah siap berangkat. Tapi keluarga masih bingung, mau dirujuk kemana,” ucapnya. Dilanjutkan, untuk persoalan biaya yang tidak terkait BPJS sudah diinformasikan petugas medis yang jaga. Jika belum memiliki biaya, bisa menggunakan jaminan. ”Jaminan yang diberikan berupa KTP. Insha Allah kami tidak mempersulit, tetapi mengikuti prosedur yang ada di rumah sakit. Itu (prosedur) sudah dijelaskan oleh petugas,\" urainya. Diketahui, pelayanan RSUD Pesawaran dikeluhkan. Salah satunya disampaikan Yurizal, warga Desa Gedongtataan. Ia menyesalkan lambatnya tindakan pihak rumah sakit untuk merujuk Aji Sukma (18), anaknya yang mengalami kecelakaan, sekitar pukul 23.00 WIB, Minggu (3/2). ”Anak saya mau dirujuk ke rumah sakit lain dan menggunakan ambulans. Namun pihak rumah sakit meminta menyelesaikan administrasi ambulans dan perawatan di IGD,” kata Yurizal dikonfirmasi Radarlampung.co.id dikediamannya, Senin (4/2). Menurut dia, saat itu ia tidak memiliki uang tunai. Terlebih, dirinya panik saat mendengar anaknya mengalami kecelakaan. ”Istilahnya ngak berangkat (ambulans) kalau nggak ada uang kontan,\" sebut dia. (ozi/ais)
Ngakunya tak Mempersulit, Tapi Mengikuti Prosedur
Senin 04-02-2019,18:00 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,04:25 WIB
Update Promo Indomaret Hari Ini, Harga Super Hemat Sabun Cuci hingga Pembersih Lantai
Jumat 28-08-2026,06:47 WIB
Promo Gajian Untung Alfamart 25–31 Agustus 2026, Belanja Hemat Minyak Goreng hingga Ekstra Diskon ShopeePay
Jumat 28-08-2026,06:56 WIB
Update Prakiraan Cuaca Lampung 28 Agustus 2026: Siang Hari Potensi Hujan di Wilayah Ini
Jumat 28-08-2026,08:11 WIB
Siang Ini, Prof Rudy Dikabarkan Daftar Bacarek Unila Dikawal Dua Pengacara Nasional
Jumat 28-08-2026,08:00 WIB
Lirik Relate, Beat Catchy! Naykilla and Tenxi Bawa Keseruan Baru di Shopee 9.9 Super Shopping Day
Terkini
Jumat 28-08-2026,19:01 WIB
Promo Superindo Akhir Agustus 2026: Susu UHT Kartonan Diskon Hingga 25 Persen, Cek Harganya di Sini
Jumat 28-08-2026,18:06 WIB
Marindo Tegaskan Peran Baru Biro Ekonomi Lampung: Baca Gejolak, Kendalikan, dan Cari Solusi
Jumat 28-08-2026,17:55 WIB
Prima Mart dan Kios Unggas Hadirkan Promo Special Payday, Beli 2 Ayam Siap Masak Cuma Rp45 Ribu
Jumat 28-08-2026,17:45 WIB
Dinkes Bandar Lampung Catat 163 Pelaku Usaha Ajukan PIRT, Dorong Keamanan dan Legalitas Pangan Olahan
Jumat 28-08-2026,17:34 WIB