RADARLAMPUNG.CO.ID - Agrowisata kebun organik binaan Universitas Muhammadiyah (UM) Metro di Karangrejo, Metro menerima kunjungan istimewa, Jumat (21/8) siang. Tanpa diduga, wisatawan asing asal Perancis, tiba-tiba datang sekaligus mencicipi beberapa sajian makanan yang ada. Menariknya, wisawatan yang diketahui bernama Mikael David Stephane Jazdzyk, Ph.D ini ikut makan pecel organik bersama warga setempat di lokasi. Selain Mikael, pengunjung lain yang ikut makan pecel organik di tempat yang sama adalah Dra. Elly Lestari Rustiati, M.Sc. (dosen Universitas Lampung), tim konsorsium Unila-ALeRT Sumatera, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Braja Harjosari, dan Pokdarwis Labuhan Ratu VII Lampung Timur. Ketua Tim PPUPIK UM Metro Dr. Agus Sutanto, M.Si. menerangkan, kunjungan ini merupakan awal menggembirakan di masa tatanan baru. “Alhamdulillah kita kedatangan tamu spesial hari ini. Ada wisatawan asing, ilmuwan dari Unila, juga Pokdarwis dari Lampung Timur. Saya rasa ini cukup membanggakan bagi kita semua,” ujarnya. Ia menambahkan, kunjungan ini merupakan kegiatan berbagi informasi mengenai pengelolaan kebun organik kepada Pokdarwis Braja Harjosari dan Labuhan Ratu VII. “Kita sharing sama mereka (Pokdarwis), tentang pengelolaan Agrowisata Kebun Organik Karang Rejo ini. Mulai dari penyediaan lahan, manajemen tim lapangan, pengolahan tanah dengan memanfaatkan pupuk kompos dan PUMAKKAL sebagai starter yang dikembangkan tim PPUPIK UM Metro, hingga jenis tanaman sayuran,” jelasnya. Dalam pengelolaan kebun organik ini, pihaknya berusaha memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar. Melalui dedaunan yang dijadikan pupuk kompos. \"Kami berkomitmen, gunakan apa yang di sekitar kita, insyaAllah bisa berguna dan sehat bagi kita,” tambahnya. Sementara itu, Sarjono pengelola Agrowisata Kebun Organik Karang Rejo mengaku sayuran yang ia tanam memberikan rasa aman bagi dirinya sendiri. “Adanya kebun organik ini, saya sendiri merasa aman untuk mengkonsumsinya. Dulu saya sebelum membudidayakan sayur organik, gak berani makan tanaman saya sendiri. Saya pernah memberi ikan peliharaan saya dengan beberapa dahan sayuran, ikan saya mati. Saya dulu gak berani ngasih makan sayuran yang saya tanam sama anak (dan) istri saya,” tuturnya. Dari sisi ekonomi, Sarjono menilai pendapatan melalui budidaya sayur organik lebih menguntungkan. “Alhamdulillah melalui budidaya sayur organik, penghasilan bertambah dibanding sebelum pake organik. Karena modalnya kecil dan pengasilannya cukup sesuai. Kalo dulu, sebelum ini, abis panen, uangnya langsung abis untuk modal dan lain-lain,” jelasnya. Dr. Achyani, M.Si. yang juga menjadi anggota tim PPUPIK UM Metro menambahkan, kendala budidaya sayur organik ini masih berkutat pada pangsa pasar yang belum meluas. Menurutnya sebagian besar masyarakat belum menyadari pentingnya kesehatan bagi kelangsungan masa depan. “Pelanggan sayur kita dari para pengunjung yang notaben ekonominya menengah ke atas, mereka berkunjung ke sini, kemudian berkunjung lagi. Tapi kita belum ada langganan khusus yang dianter dari rumah ke rumah. Kita akui memang masih lemah dari manajemen pemasarannya,” tuturnya. (pip/sur)
Wisawatan Asing Santap Pecel Organik di Agrowisata UM Metro
Jumat 21-08-2020,19:24 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,14:04 WIB
Rekomendasi Motor Listrik Handal Buat Driver Ojol Modern, Performa Maksimal Biar Narik Jadi Makin Nyaman
Kamis 29-10-2026,15:04 WIB
Performa Konsisten Tanpa Colokan, Lenovo K14 Gen 3 Jawab Kebutuhan Lembur Kantor
Kamis 29-10-2026,13:01 WIB
Cristiano Ronaldo Kalahkan Messi dalam Voting Ballon d'Or Terbaik Sepanjang Masa Versi Penggemar
Kamis 29-10-2026,11:06 WIB
Sambut Periode Gajian, Alfamart Tebar Diskon Spesial Minuman Favorit Bean Spot Oktober
Kamis 29-10-2026,11:06 WIB
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Seluruh Pecahan Batangan Alami Penurunan Nilai Cukup Tajam
Terkini
Jumat 30-10-2026,07:59 WIB
Jangan Buang Struk Belanjamu! Order Minimal 20 Ribu di KFC Langsung Dapat 2 Voucher Diskon 50 Persen
Jumat 30-10-2026,06:47 WIB
Tren Video Pendek Jadi Peluang Baru bagi Pelaku Usaha
Jumat 30-10-2026,06:38 WIB
Saat Situasi Sulit Datang Menguji, Perlindungan Garda Oto Jadi Pintu Kepercayaan Membangun Ketenangan
Kamis 29-10-2026,17:30 WIB
Syekh Yusuf Al-Makassari dalam Linimasa Islam Nusantara
Kamis 29-10-2026,15:04 WIB