radarlampung.co.id - Sudah di pertengahan april, namun pandemi Covid-19 belum berakhir. Hasil Rapat Dengar Pendapat DPR, pemerintah, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) disepakati Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak diadakan 9 Desember 2020. Pilkada yang seharusnya digelar September terpaksa mundur karena pandemi covid-19. Ketua KPU Arief Budiman ragu jika pilkada serentak 2020 bisa dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Arief beralasan, wabah COVID-19 yang terjadi di Indonesia belum bisa dipastikan akan selesai. Alasan kedua, pemerintah tidak juga mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu). Padahal saat ini sudah mendekati akhir April 2019. beberapaparpol di Lampung bersikap wait and see terkait ini. Salahs atunya Partai NasDem. Plt Ketua DPW NasDem Lampung Taufik Basari mengatakan, tidak mempersoalkan waktu pelaksanaan pilkada jika ditunda tahun depan. Dia beralasan agar pemerintah fokus terhadap penanganan Covid-19. \"Kita melihat situasi dan kondisi saja. Jika memang tidak bisa diselenggarakan tahun ini, tidak apa-apa juga jika digelar tahun depan. Tapi belum bisa diputuskan tergantung perkembangan situasi. Sementara ini kita putuskan di 9 desember 2020,\" kata dia. Memang, kata dia, kondisi ini membuat parpol gamang lantaran parpol juga memiliki program kerja dalam satu tahun. \"Bagi parpol tentu akan lebih memudahkan jika terdapat kepastian. Dengan ditunda dan masih ada kemungkinan ditunda lagi, tentunya membuat situasi tidak pasti. Sementara partai-partai tentu juga punya program yang sudah direncakanan secara terstruktur. Tapi kondisi ini tidak bisa dihindari, \" kata dia. Sementara, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandarlampung, Budiman AS mengatakan, juga lebih setuju dilakukan penundaan pelaksanaan pilkada, sampai benar-benar situasi membaik akibat Covid. \"Saya lebih setuju pelaksanaan pilkada ditunda saja ketimbang ketika dipaksakan malah berdampak tidak baik, \" kata dia. Tentunya, kata Budiman banyak hal yang harus dikaji ulang dalam tahapan pelaksanaan pilkada, termasuk pelaksanaan pesta demokrasi. Seperti, antisipasi penanganan pencegahan Covid-19 di Tempat Pemungutan Suara (TPS). \"Tentunya juga itu harus difikirkan. Jangan sampai malah itu menjadi sarana virus semakin menyebar. Tentubkita tidak menginginkan itu, \" kata dia. (abd/wdi)
Pandemi Covid-19 Bikin Parpol Wait and See
Selasa 21-04-2020,20:29 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 12-08-2026,06:09 WIB
Batas Akhir Hari Ini, Promo Susu Balita Indomaret Banjir Diskon, SGM Eksplor hingga Bebelac Lebih Hemat
Rabu 12-08-2026,08:20 WIB
10 Kabupaten di Lampung Diterjang Titik Panas, Ini Wilayahnya
Rabu 12-08-2026,07:08 WIB
Prakiraan Cuaca Lampung 12 Agustus 2026: Dominan Cerah, Hujan Ringan di Wilayah Ini
Rabu 12-08-2026,14:53 WIB
Debu Industri Mengepung Panjang, WALHI Desak Pemerintah Buka Data dan Investigasi
Rabu 12-08-2026,14:18 WIB
Disdag Bandar Lampung Pastikan Stok Pangan Aman, Harga Bawang Merah dan Bombay Merangkak Naik
Terkini
Rabu 12-08-2026,19:33 WIB
Andalkan Sponsor, Festival Krakatau Dibidik Gerakkan Ekonomi Lampung
Rabu 12-08-2026,19:10 WIB
Ribuan Massa Marga Buai Bulan Sampaikan Aspirasi ke Pemkab dan DPRD Tubaba
Rabu 12-08-2026,18:50 WIB
Dukung Rute Penerbangan Internasional, ASITA Lampung Bakal Gelar Travel Fair 2026
Rabu 12-08-2026,18:38 WIB
Perkuat Sinergi dan Kerukunan, Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra Silaturahmi ke FKUB
Rabu 12-08-2026,18:18 WIB