RADARLAMPUNG.CO.ID - Polres Lampung Timur masih terus melanjutkan proses penyidikan terhadap tersangka kasus pembunuhan siswa kelas 5 SD. Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kasat Narkoba AKP Ferdiansyah menjelaskan, berdasarkan hasil observasi yang dilakukan Rumah Sakit Jiwa Bandarlampung, disimpulkan tidak didapatkan adanya tanda dan gejala yang mengarah gangguan jiwa pada CH (25) yang menjadi tersangka kasus pembunuhan itu. Dengan kata lain, CH bukan masuk katagori orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). \"Bersadarkan hasik observasi RSJ, proses penyidikan terhadap CH tetap dilanjutkan,\" jelas AKP Ferdiansyah didampingi KBO Reskrim Aiptu I Ketut Darmayasa, Kamis (24/3). Diketahui sebelumnya, Polres Lampung Timur membawa tersangka kasus pembunuhan terhadap siswa kelas 5 SD ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bandarlampung, Senin (7/2). Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kasat Reskrim AKP Ferdiansyah menjelaskan, tersangka CH (25) dibawa ke RSJ guna memeriksa kondisi kejiwaannya. Menurutnya, pemeriksaan ini dalam rangka obeservasi kondisi kejiwaan tersangka. \"Obeservasi rencananya akan dilaksanakan antara 1 sampai 2 pekan mendatang,\"jelas AKP Ferdiansyah. Ditambahkan, sebelum ada kesimpulan atas pemeriksaan yang dilakukan RSJ, Polres Lamtim belum dapat memastikan apakah tersangka masuk katagori orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau tidak. \"Yang berwenang menyimpulkan ODGJ atau tidak adalah dokter ahli dari RSJ berdasarkan hasil observasi,\"imbuh AKP Ferdiansyah. Diketahui, motif di balik peristiwa pembunuhan terhadap siswa kelas 5 Sekolah Dasar di Desa Rajabasa Lama Kecamatan Labuhan Ratu Lampung Timur mulai terkuak. Hal itu terungkap melalaui ekspose kasus pembunuhan terhadap RF (13) yang digelar Polres Lampung Timur, Jumat (4/3). Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kasat Reskrim AKP Ferdiansyah menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka dan sejumlah saksi. Peristiwa pembunuhan itu berawal ketika korban bersama temannya bermaksud mencari buah durian di areal perkebunan Dusun Subing Jaya Desa Rajabasa Lama Kecamatan Labuhan Ratu, pukul 04.30 Wib, Kamis (3/3). Setelah mendapat dua buah durian yang jatuh di areal perkebunan tersebut, korban bersama rekannya menuju salah satu gubuk. Kemudian, korban mengajak temannya kembali mencari durian yang jatuh. Namun, temannya memilih menunggu di gubuk. Ternyata, ketika korban berniat kembali mencari buah durian bertemu dengan tersangka yang mengaku bertugas menjaga kebun tersebut. Kemudian, tersangka mengaku menegur korban agar tidak mengambil durian pada kebun yang dijaganya. Tetapi, korban mengeluarkan sebuah pisau. Tersangka kemudian merebut pisau tersebut sembari mendorong korban hingga terjatuh. Setelah itu, tersangka menusukkan pisau itu ke lehet korban. Lalu, tersangka memotong leher korban hingga terputus. Tidak berhenti sampai di situ, tersangka juga membelah kepala dan dada korban. (wid/ang)
Pelaku Mutilasi Anak di Lamtim Bukan ODGJ
Kamis 24-03-2022,17:20 WIB
Editor : Anggri Sastriadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,07:57 WIB
Promo Indomaret Terbaru Juli-Agustus 2026: Baby and Kids Care Fair Diskon Hingga 30 Persen, Cek Produknya
Minggu 26-07-2026,09:01 WIB
Gelar Lip Party 2026, Chandra Superstore Tanjung Karang Hadirkan Beragam Event Seru dan Promo Menarik
Minggu 26-07-2026,11:29 WIB
50 Tahun SMAN 9 Bandar Lampung: Puncak HUT Jadi Ajang Ajak Alumni 'Pulang Ke Rumah'
Minggu 26-07-2026,08:27 WIB
Hak 7 Eks Pegawai PT Wahana Raharja Belum Terbayar, Manajemen Targetkan Eksekusi Putusan MA Akhir 2026
Minggu 26-07-2026,13:08 WIB
Lampung Bidik PAD Baru dari Rumah Sakit Hewan dan Laboratorium Pakan
Terkini
Minggu 26-07-2026,21:42 WIB
Tim Dosen dan Mahasiswa ITERA Latih PKK Desa Patoman Buat Water Kefir Probiotik
Minggu 26-07-2026,18:20 WIB
Ngopi Serasi Jadi Saluran Aspirasi Langsung, Bupati Pringsewu Buka Ruang Warga Sampaikan Keluhan
Minggu 26-07-2026,16:55 WIB
UIN Raden Intan Lampung Kukuhkan 16 Guru Besar Baru, Total Profesor Kini Capai 58 Orang
Minggu 26-07-2026,16:11 WIB
Pemkot Bandar Lampung Gandeng Kemensos Gelar Operasi Katarak dan Sunatan Gratis
Minggu 26-07-2026,15:59 WIB