radarlampung.co.id- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Tengah membuka enam standar pelayanan publik secara umum. Hal ini berbeda dengan sebelumnya yang langsung ke bidangnya masing-masing. Kadisdikbud Lamteng Syarif Kusen menyatakan guna memberikan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dibuka loket pelayanan. \"Sudah satu bulan ini kita buka loket pelayanan publik secara umum. Ini mempermudah jika ingin mengurus yang berkenaan dengan pendidikan dan kebudayaan,\" katanya. Kalau dulu, kata Kusen, jika ada yang mau mengurus sesuatu langsung ke bidang masing-masing. \"Kalau dulu langsung ke bidang masing-masing. Sekarang nggak lagi. Apa keperluannya bisa disampaikan di pelayanan. Kalau ada keperluan dengan Kabid-nya, kita juga berencana menyediakan khusus. Nanti perlunya dengan siapa, bisa bertemu di ruang khusus,\" ujarnya. Kusen membantah bahwa standar pelayanan sesuai SOP karena penilaian Ombudsman RI Perwakilan Lampung. \"Bukan karena penilaian Ombudsman. Memang kita harus memberikan pelayanan publik secara umum. Kita benahi pelan-pelan,\" ungkapnya. Kusen juga mengingatkan jajarannya tidak melakukan pungutan liar (pungli) atau menerima imbalan. \"Saya ingatkan seluruh jajaranya jangan lakukan pungli atau menerima imbalan. Jika tak punya uang lebih baik minta kepada saya. Biasanya oknum guru yang mencontohkan kurang baik saat ada yang diurus. Di bawah map ada amplop. Hal kecil itu nanto jadi kebiasaan,\" tegasnya. Selama dibuka, kata Kusen, dirinya sudah menandatangani sekitar 20-an pengurusan kehilangan ijazah. \"Ada sekitar 20-an lah saya tanda tangani surat pengurusan ijazah. Ada yang hilang dan terbakar,\" katanya. Diketahui enam standar pelayanan publik di Disdikbud Lamteng yang dibuka adalah standar pelayanan izin mendirikan satuan PAUD jalur formal, mendirikan satuan pendidikan nonformal, permohonan registrasi sanggar/grup seni, legalisir ijazah, izin operasional lendirian pendidikan dasar, dan standar pelayanan penggantian ijazah yang hilang/rusak. (sya/wdi)
Pelayanan di Disdik Lamteng jadi Lebih Mudah, Ini Sebabnya
Kamis 11-04-2019,19:24 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 17-05-2026,10:30 WIB
Di Saat ATM Jauh, BRILink Menjadi Akses Keuangan Paling Nyata bagi Warga Perbatasan
Minggu 17-05-2026,10:56 WIB
345 Koperasi Merah Putih Berdiri di Lampung, Pemprov Optimalkan Aset Tak Terpakai
Minggu 17-05-2026,11:33 WIB
Lepas L6 PHEV Siap Masuk Indonesia, SUV Hybrid Ini Fokus pada Kenyamanan dan Efisiensi
Minggu 17-05-2026,16:12 WIB
Warga Bandar Lampung Kembali Dapat Jatah Sapi Kurban dari Presiden, Kali Ini Jenis Simmental
Minggu 17-05-2026,06:01 WIB
iPhone 17e Resmi Masuk Indonesia, Termurah dengan MagSafe dan Action Button
Terkini
Minggu 17-05-2026,21:12 WIB
Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026, Ibadah Dzulhijjah Dimulai Besok
Minggu 17-05-2026,19:43 WIB
16 Sapi Kurban Presiden untuk Lampung, Terberat Capai 1.124 Kg
Minggu 17-05-2026,17:47 WIB
Mahasiswa Teknik Elektro Teknokrat Ciptakan PLTB Archimedes untuk Penerangan Warung Pantai Gunung Kunyit
Minggu 17-05-2026,17:10 WIB
Sidang Isbat Awal Dzulhijjah Digelar Hari Ini, Penentu Iduladha 1447 H Menunggu Hasil Rukyat
Minggu 17-05-2026,16:50 WIB