Pemred Radar Lampung: Cyber Army Merupakan Kekuatan Baru Pemprov!

Kamis 25-10-2018,11:26 WIB
Editor : Redaksi

Radarlampung.co.id - Pemimpin Redaksi Surat Kabar Harian Radar Lampung Widi Sandika menegaskan tim media sosial provinsi Lampung yakni cyber army yang telah dibentuk merupakan sebagai kekuatan baru bagi pemerintah provinsi untuk menyosialisaikan bergagai capaian pembangunan dan program-program di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) \"Dengan dibentuknya tim media sosial ini, menjadi sebuah kekuatan baru bagi pemerintah Provinsi Lampung untuk menginformasikan berbagai capaian pembangunan dan program di setiap OPD,\" ungkap Widi saat menjadi narasumber dalam kegiatan full day meeting tim medsos provinsi Lampung di aula pantai sari ringgung, Kamis (25/10). Menurut pria kelahiran 1981 ini, kata kunci agar diera sekarang teknologi tetap dapat survive yakni harus berinovasi. Seperti facebook menjelma menjadi raksasa media sosial di sekitar 2010 an. \" Artinya apa bergitu cepat perkembangan teknologi, kalau tidak kita ikuti dengan bijak maka kita akan tertinggal,\" ucapnya. Begitupun dengan media massa seperti media cetak, kalau tidak berinovasi maka akan tertinggal. Dimana, dulu media cetak, elektronik dan radio menjadi corong pemerintah untuk menyosialisasikan berbagai capaian pembangunan dan program-program yang ada. \"Kami harus berevolusi kalau tidak mau mati, caranya kita mulai merambat ke media sosial. Internet jauh lebih cepat dan luas jangkauannya. Hanya dalam hitungan detik informasi sudah dapat tersebar,\" jelasnya. Menurutnya pemerintah kabupaten dan kota juga sudah sepatutnya menyiasiati perubahan media massa khususnya, media cetak masih mempunyai kekuatan secara validitas. Artinya jika sudah terbit di media cetak, maka dapat dipertanggungjawabkan. \"Kalau media sosial saya masih menganggap sebagai hutan belantara informasi, masih banyak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.  Nah, sebagai sebuah tim, tim cyber army Lampung adalah sebagai buzer. Konsekuensinya, setiap anggota tim medsos wajib hukumnya memiliki jaringan luas di media sosial. Tidak pas kalau tim tidak memiliki facebook, istagram, twitter dan media sosialnya, karena jaringan itu sangat penting,\" pungkasnya. (ozi/ang)

Tags :
Kategori :

Terkait