radarlampung.co.id – Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Pringsewu akan turun ke sejumlah pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui ketersediaan dan menjaga harga sejumlah kebutuhan pokok tetap stabil. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Pringsewu Maskur mengatakan, dijadwalkan Kamis, pihaknya turun ke sejumlah pasar tradisional. Objek pemantauan adalah ketersediaan bahan pokok dan keterjangkauan harga. \"Kita turun bersama organisasi perangkat daerah terkait,\" kata Maskur, Selasa (7/5). Diketahui, harga sejumlah bahan pokok naik menjelang Ramadan. Salah satunya bawang putih yang mencapai Rp80 ribu per kilogram. Dalam kondisi normal, harga komoditas ini berada di kisaran Rp25 ribu-Rp30 ribu per kilogram. ”Bawang putih yang harganya melambung. Barang-barang lain juga harganya naik, seperti terigu,” kata Purnami, salah seorang warga Pringsewu. (sag/ais)
Diskoperindag Pringsewu Sidak Pasar Tradisional
Selasa 07-05-2019,16:15 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,13:02 WIB
Roses Derby Berakhir Imbang 1-1, Drama Gol Balasan Leeds United Gagalkan Tiga Poin Manchester United
Senin 19-10-2026,13:02 WIB
Nomor Urut Enam Bakal Calon Rektor Unila Ditetapkan, Sosialisasi Dimulai Besok
Senin 19-10-2026,14:10 WIB
Pastikan Akurasi Timbangan Ekspedisi, Disdag Bandar Lampung Perkuat Pengawasan UTTP
Senin 19-10-2026,10:41 WIB
Informasi Pemadaman Listrik PLN di Lampung Hari Ini, Senin 19 Oktober 2026, Cek Wilayah Terdampak di Sini!
Senin 19-10-2026,18:50 WIB
Tiga Mahasiswa Penerima BIDIKSIBA PTBA Berhasil Wujudkan Impian Pendidikan Tinggi
Terkini
Senin 19-10-2026,19:44 WIB
Mantapkan Sinergi, INI Lampung Temui Kakanwil Kemenkum Jelang Kongres XXIV Semarang
Senin 19-10-2026,18:50 WIB
Tiga Mahasiswa Penerima BIDIKSIBA PTBA Berhasil Wujudkan Impian Pendidikan Tinggi
Senin 19-10-2026,14:10 WIB
Pastikan Akurasi Timbangan Ekspedisi, Disdag Bandar Lampung Perkuat Pengawasan UTTP
Senin 19-10-2026,13:53 WIB
Anggaran Dinas PU Bandar Lampung Turun Jadi Rp 247 Miliar Tahun Depan
Senin 19-10-2026,13:03 WIB