radarlampung.co.id - Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Lampung mencatat, neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung bulan Desember 2019 mengalami surplus sebesar USD74,18 juta. Berdasarkan data dihimpun, nilai total ekspor Provinsi Lampung pada bulan Desember 2019 mencapai USD282,71 juta. Kepala Bidang Statistik Sosial BPS provinsi Lampung, Mas\'ud Rifai mengatakan, nilai ekspor Lampung di bulan Desember 2019 mengalami peningkatan sebesar USD15,22 juta atau naik 5,69 persen, jika dibandingkan ekspor November 2019 yang tercatat USD267,49 juta. \"Nilai ekspor Desember 2019 ini jika dibandingkan dengan Desember 2018 yang tercatat USD256,23 juta, mengalami peningkatan sebesar USD26,48 juta atau naik 10,33 persen,\" tambahnya, Rabu (15/1). Dia melanjutkan, peningkatan ekspor Desember 2019 terhadap November 2019 terjadi pada tiga golongan barang utama. Diantaranya lemak dan minyak hewan/nabati naik 30,89 persen, batu bara naik 27,06 persen, dan olahan dari buah-buahan/sayuran 4,60 persen. Sementara, golongan barang utama yang mengalami penurunan yakni kopi, teh, rempah-rempah yang turun 11,43 persen, dan olahan dari ampas/sisa industri makanan turun sebesar 5,43 persen. Adapun negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada bulan Desember 2019, antara lain ke Amerika Serikat yang mencapai USD39,26 juta, Italia USD29,82 juta, Jepang USD19,01 juta, Pakistan USD18,49 juta, dan Vietnam USD15,94 juta. Di samping itu, nilai impor Provinsi Lampung pada Desember 2019 tercatat mencapai USD208,53 juta. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar USD52,54 juta atau 33,68 persen, jika dibanding November 2019 yang tercatat USD155,99 juta. \"Nilai impor Desember 2019 tersebut lebih tinggi USD19,84 juta atau naik 10,52 persen jika dibandingkan Desember 2018 yang tercatat USD188,67 juta,\" tandasnya. Sementara, lima golongan barang impor utama pada Desember 2019 semuanya mengalami kenaikan. Antara lain biji-bijian berminyak (659,67 persen), binatang hidup (194,45 persen), gula dan kembang gula (175,03 persen), ampas/sisa industri makanan (74,23 persen), dan mesin-mesin/pesawat mekanik (48,19 persen). Kontribusi lima golongan barang utama terhadap total impor Provinsi Lampung pada Desember 2019 mencapai 49,17 persen, dengan rincian binatang hidup sebesar 18,83 persen, gula dan kembang gula (13,97 persen), biji-bijian berminyak (7,65 persen), ampas/sisa industri makanan (5,65 persen). (ega/yud)
Ekspor Lampung Meningkat
Rabu 15-01-2020,14:59 WIB
Editor : Yuda Pranata
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,14:04 WIB
Rekomendasi Motor Listrik Handal Buat Driver Ojol Modern, Performa Maksimal Biar Narik Jadi Makin Nyaman
Kamis 29-10-2026,15:04 WIB
Performa Konsisten Tanpa Colokan, Lenovo K14 Gen 3 Jawab Kebutuhan Lembur Kantor
Kamis 29-10-2026,13:01 WIB
Cristiano Ronaldo Kalahkan Messi dalam Voting Ballon d'Or Terbaik Sepanjang Masa Versi Penggemar
Kamis 29-10-2026,11:06 WIB
Sambut Periode Gajian, Alfamart Tebar Diskon Spesial Minuman Favorit Bean Spot Oktober
Kamis 29-10-2026,11:06 WIB
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Seluruh Pecahan Batangan Alami Penurunan Nilai Cukup Tajam
Terkini
Jumat 30-10-2026,07:59 WIB
Jangan Buang Struk Belanjamu! Order Minimal 20 Ribu di KFC Langsung Dapat 2 Voucher Diskon 50 Persen
Jumat 30-10-2026,06:47 WIB
Tren Video Pendek Jadi Peluang Baru bagi Pelaku Usaha
Jumat 30-10-2026,06:38 WIB
Saat Situasi Sulit Datang Menguji, Perlindungan Garda Oto Jadi Pintu Kepercayaan Membangun Ketenangan
Kamis 29-10-2026,17:30 WIB
Syekh Yusuf Al-Makassari dalam Linimasa Islam Nusantara
Kamis 29-10-2026,15:04 WIB