RADARLAMPUNG.CO.ID - Fraksi Partai Golkar DPRD Pesawaran mengambil sikap berbeda dari Fraksi NasDem, PAN dan PDIP yang berencana membentuk panitia khusus penggunaan anggaran refocusing 2020. Ketua Fraksi Partai Golkar Yusak mengatakan, saat ini pihaknya belum melihat urgensi dari pembentukan pansus refocusing tersebut. \"Wacana ini muncul dari fraksi lain,\" kata Yusak, Jumat (9/4). Menurut dia, terdapat dua hal utama yang menjadi pertimbangan Fraksi Golkar. Yakni, jika latar belakang wacana pembentukan pansus mempermasalahkan dasar pelaksanaan refocusing, hal tersebut memiliki payung hukumnya jelas. Ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK), Keputusan Mendagri, peraturan menteri sampai peraturan pengganti undang-undang. Seluruh payung hukum tersebut jelas dan mengikat. Sebab disertai sanksi bagi daerah yang tidak melakukan. Selanjutnya, kebijakan refocusing tersebut telah menjadi keputusan bersama, karena sudah disetujui dalam APBD Perubahan Tahun 2020. \"Wacana dibentuknya pansus karena ada temuan yang terindikasi telah terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan penggunaan dana refocusing, dalam hal ini, kami belum melihatnya (pelanggaran),\" sebut dia. Terkait pertimbangan politis, Yusak menilai, saat ini kondisi pandemi virus Corona belum dinyatakan berakhir. Tahun lalu semua daerah melaksanakan refocusing. Bahkan tahun ini juga sudah ada tanda-tanda akan kembali dilakukan. “Apakah tidak menjadi kontra produktif ketika DPRD Pesawaran menjadi satu-satunya daerah yang membentuk Pansus Refocusing. Seolah-olah telah terjadi sesuatu yang luar biasa di sini,\" tandasnya. Pada dasarnya, terus Yusak, pihaknya menginginkan adanya identifikasi masalah yang jelas sebagai dasar pembentukan pansus. \"Dengan begitu, apa yang menjadi kesimpulan dan rekomendasi pansus benar-benar menjadi problem solver yang berguna untuk kita semua,\" urainya. Di sisi lain, Yusak menyatakan Fraksi Partai Golkar DPRD Pesawaran masih melakukan beberapa pertimbangan dan akan mendalami dahulu permasalahan tersebut. Diketahui, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Pesawaran akan melakukan penelaahan mendalam terkait realisasi penggunaan dana Covid-19 tahun anggaran 2020. Jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran, akan mengusulkan membentuk panitia khusus (Pansus). Hal tersebut terungkap dalam rapat paripurna penyampaian LKPj. Bupati Pesawaran tahun anggaran 2020, Rabu (7/4). \"Apabila ditemukan indikasi-indikasi pelanggaran, tidak sinkronnya data, maka akan ditindaklanjuti dengan pansus,\" tegas anggota Fraksi PAN Umroni. Selain PAN, Fraksi NasDem dan Fraksi PDIP juga sependapat dengan rencana pembentukan Pansus Refocusing. (ozi/ais)
Fraksi Partai Golkar Berbeda Pendapat Soal Pansus Refocusing
Jumat 09-04-2021,18:50 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 06-09-2026,12:07 WIB
Sekretariat Kabinet RI Terbitkan Imbauan Antisipasi Paparan Abu Vulkanik dari Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Minggu 06-09-2026,10:02 WIB
Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terjang Pesawaran, Stok Masker di Apotek Ludes?
Minggu 06-09-2026,09:41 WIB
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan di Radin Inten II, 5 Pesawat Batal Terbang
Minggu 06-09-2026,15:37 WIB
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Itera Alihkan Kuliah ke Daring dan Berlakukan WFH
Minggu 06-09-2026,12:31 WIB
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik dari Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bunda Eva Imbau Siswa Pakai Masker
Terkini
Senin 07-09-2026,06:37 WIB
Promo Senin Ceria Indomaret Poinku 7 September 2026: Ada Beli 2 Gratis 2 Sosis Fiesta dan Biokul Yoghurt
Minggu 06-09-2026,21:13 WIB
Ini Simulasi Kredit Mobil Listrik BYD Atto 1 di Lampung, Mulai Rp3 Jutaan per Bulan?
Minggu 06-09-2026,20:10 WIB
Dua Kebakaran Lahan Terjadi dalam Sehari di Bandar Lampung, Damkarmat Beri Peringatan Keras
Minggu 06-09-2026,19:15 WIB
PUSDEM Revitalisasi Kepengurusan dan Launching Kelas Pendidikan Demokrasi
Minggu 06-09-2026,18:54 WIB