RADARLAMPUNG.CO.ID - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bandarlampung Trisno Andreas mengatakan bakal menggunakan honor medis tahun 2019 untuk menggaji 15 honorer apoteker yang akan ditempatkan di 12 puskesmas di kota ini. Di mana, menurutnya, anggaran honor medis tahun 2019 sendiri ada sekitar Rp2 hingga 3 miliar. Sedangkan terkait besaran gaji para honorer apoteker tersebut, jelasnya, pihaknya akan berkoordinasi dahulu dengan Dinas Kesehatan. ’’Ya, kalau honor apoteker kemungkinan sama dengan honor dokter. Sekitar Rp4 hingga 5 juta per bulan. Namun akan kami koordinasikan dahulu besarannya,\" ucap dia. Anggaran pembayaran honor medis, imbuhnya, tergabung dengan pembayaran honor tenaga medis, doker, perawat, dan lainnya. \"Jadi anggaran itulah yang akan kita pakai. Kalaupun nanti kurang tentu akan ditambah di penggaran anggaran perubahan,\" ucapnya. Sedangkan untuk pengangkatan honorernya sendiri menurut Trisno tergantung dari kebijakan pimpinan. \"Ya, jika pimpinan mau mengangkat tentu akan kita tampung dan akan saya koordinasikan dengan Kepala Dinas Kesehatan untuk malah gajinya,\"ucapnya. Diberitakan sebelumnya, Pemkot Bandarlampung akan menambah 15 tenaga honorer untuk posisi apoteker di 12 puskesmas. Hal tersebut dilakukan di tahun anggaran 2019 sebagai syarat administrasi akreditasi puskesmas. Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan, salah satu puskesmas yang akan mendapatkan tambahan tenaga apoteker adalah Puskesmas Rawat Jalan Sumur Batu. “Selain Puskesmas Sumur Batu, ada juga puskesmas rawat inap. Yang jelas, jumlahnya ada 15 puskesmas,” ujarnya, Sabtu (20/4). Edwin melanjutkan, saat ini pemkot sudah memiliki 15 apoteker berstatus PNS dan dua apoteker berstatus honor daerah. \"Jadi, jika ditambah akan ada 32 orang apoteker nantinya,\"paparnya. Menurutnya keberadaan apoteker sangat berpengaruh dalam syarat akreditasi puskesmas. Dimana jika tidak memiliki struktur SDM dari apoteker yang memadai sesuai regulasi, maka puskesmas tersebut tidak bisa melakukan peningkatan akreditasi. \"Sebelumnya, kita hanya mengunakan asisten apoteker, dan itu diperbolehkan. Tapi, regulasi teranyar untuk tahun ini harus berstatus apoteker. Makanya kita tambah,” ujarnya. (pip/c1/rim/sur)
Gaji Honorer Apoteker Rp4-5 Juta
Minggu 21-04-2019,22:59 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 04-09-2026,08:27 WIB
Promo Happy Hour Alfamart 4–5 September 2026, Cokelat SilverQueen dan Delfi Take-it Turun Harga
Jumat 04-09-2026,09:00 WIB
Promo Superindo Pekan Ini: Stok Deterjen Hemat Hingga Rp 40 Ribu, Cek Produk Diskonnya
Jumat 04-09-2026,17:31 WIB
Chandra Superstore Rilis Promo Spesial Produk Kebutuhan Rumah Tangga hingga Camilan
Jumat 04-09-2026,11:08 WIB
Dorong Ekosistem Literasi Daerah, Perpustakaan JDIH Lampung Terus Perkaya Koleksi Referensi
Jumat 04-09-2026,10:13 WIB
Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Berikan Beragam Promo Spesial
Terkini
Sabtu 05-09-2026,06:49 WIB
Cuaca Lampung Hari Ini Dominan Cerah, BMKG Catat Suhu Mencapai 35°C
Jumat 04-09-2026,21:50 WIB
Gratis, Tapi Wajib Registrasi! Begini Cara Masuk Lampung Financial Festival 2026
Jumat 04-09-2026,17:53 WIB
Tak Punya Desa, Bunda Eva Siapkan Rp 50 Juta per Kelurahan untuk Modal Awal KDMP
Jumat 04-09-2026,17:31 WIB