RADARLAMPUNG.CO.ID - Masyarakat Kampung Nyukangharjo, Kecamatan Selagailingga, Lampung Tengah, memprotes kebijakan Kepala Kampung (Kakam) Budiono. Hal ini terkait pungutan iuran swadaya di tengah pandemi Covid-19. Ketua Badan Pemusyawarahan Kampung (BPK) Nyukangharjo Yamin mengaku tidak mengetahui iuran swadaya itu. \"Saya kurang tahu, Mas. Sampai sekarang, BPK belum pernah diajak duduk bersama. Apalagi diberitahu terkait iuran swadaya itu,\" katanya bersama keempat anggota BPK lainnya. Selain itu juga ramai polemik terkait pembelian mobil Gran Max oleh Kakam Nyukangharjo yang dijadikan ambulans fasilitas umum masyarakat. Yamin mengatakan, Kakam hanya memberitahu secara lisan kepada dirinya. \"Baru secara lisan beberapa waktu lalu. Itu pun secara pribadi kepada saya, bukan secara forum dan melalui prosedur administrasi atau musyawarah dengan seluruh anggota BPK maupun masyarakat,\" ungkapnya. Terpisah, Kakam Nyukangharjo Budiono membenarkan terkait adanya iuran swadaya dan pembelian sebuah mobil. \"Benar kita ada iuran swadaya dan iuran ini sudah berjalan sejak dulu pada masa Kakam yang lalu. Saya hanya meneruskan yang ada saja,\" katanya ditemui di Balai Kampung. Budiono menjelaskan pungutan iuran swadaya dilaksanakan pada Maret 2020 ketika pandemi Covid-19 belum meluas seperti sekarang ini. \"Dana dari iuran swadaya yang sudah sempat tertarik beberapa waktu lalu, sudah dikembalikan kepada warga,\" ujarnya. Masalah mobil Gran Max yang dijadikan ambulans, Budiono mengatakan itu tidak jadi masalah. \"Tidak jadi masalah. Saya sudah memberitahukan ketua BPK walaupun secara lisan. Lagi pula mobil ini kan buat fasilitas umum. Buat masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi saya sendiri,\" ungkapnya. Berdasarkan pengakuan salah satu warga yang ditariki uang iuran swadaya, Darmawan, dirinya belum pernah menerima pengembalian uang miliknya dari iuran itu. \"Saya dipungut iuran Rp20.000, sampai sekarang belum nerima uang itu kembali. Bagi saya uang segitu sangatlah lumayan, Mas. Apalagi sekarang ada virus Corona, pekerjaan dan pendapatan jadi nggak jelas,\" katanya. (rnn/sya/sur)
Gegara Diam-diam Beli Mobil, Ada Kakam Dihujani Protes
Senin 27-04-2020,16:08 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,11:23 WIB
Pesta Gol di Kandang Pakhtakor, Al Nassr Menang Telak 6-2 Meski Tanpa Cristiano Ronaldo
Selasa 03-11-2026,15:13 WIB
Sidak Angkasa Land, Komisi III DPRD Bandar Lampung Temukan Drainase Belum Memadai dan Khawatir Banjir
Selasa 03-11-2026,15:05 WIB
Vivo V80 Lite 5G Resmi Masuk di Indonesia: Cek Spesifikasi Lengkap, Fitur AI, dan Harganya
Selasa 03-11-2026,16:35 WIB
Bukan Sekadar Penampilan, Duta Teknokrat 2026 Tekankan Karakter dan Kepemimpinan
Selasa 03-11-2026,10:33 WIB
Update Logam Mulia Antam 3 November 2026, Harga Emas Naik Rp10.000, Grafik Pergerakan Kembali Menghijau
Terkini
Selasa 03-11-2026,21:27 WIB
Presiden Prabowo Sudah Tahu Nomor Teleponnya Diduga Disadap Tiga Jenderal Polisi, Begini Perintah Tegasnya
Selasa 03-11-2026,20:47 WIB
Kronologi Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, dari Nomor Masuk ke Sistem hingga Data Dihapus
Selasa 03-11-2026,18:14 WIB
Resmi Disumpah, 42 Dokter Baru FK Universitas Malahayati Siap Mengabdi untuk Masyarakat
Selasa 03-11-2026,16:35 WIB
Bukan Sekadar Penampilan, Duta Teknokrat 2026 Tekankan Karakter dan Kepemimpinan
Selasa 03-11-2026,15:13 WIB