radarlampung.co.id – Klaim manajemen PT Natarang Mining (NM) yang telah menyalurkan tanggung jawab sosial berupa corporate social responsibility (CSR) kepada masyarakat sekitar wilayah pertambangan, dipertanyakan. Terlebih, nilai dikucurkan disebut mencapai Rp1,4 mliar. Pj. Peratin Bandaragung, Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS) Mandala Harto mengatakan, pihaknya meminta para pemangku untuk menginventarisasi bantuan yang diterima dari PT NM. Hasilnya, klaim CSR yang disampaikan PT NM untuk delapan pemangku di Pekon Bandaragung harus dipertanyakan. Sebab jika dijumlahkan sejak 2017 hingga 2019, besaran bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan pernyataan pihak perusahaan. ”Hasil pendataan di lapangan yang dilaporkan para pemangku, bantuan yang diterima tahun 2017 hanya Rp1 juta, untuk perayaan HUT RI di SDS. Kemudian bantuan mebeler sebanyak 20 unit di SDS Muara Dua dan beasiswa berprestasi sebanyak dua orang, masing-masing Rp500 ribu. Jadi, dari mana angka Rp1,4 miliar seperti yang mereka sampaikan,” tanya Mandala. Kemudian pada 2018, SDS Muara Dua kembali menerima bantuan untuk HUT RI sebesar Rp500 ribu, material keramik 40 dus, dan beasiswa murid berprestasi sebesar Rp500 ribu dengan jumlah dua siswa. Pada 2019, Pemangku Sidodadi mendapatkan bantuan semen sebanyak 10 zak, tangki air 1.000 liter satu unit, tangki air 500 liter dua unit, pipa paralon dua inci 100 batang dan pipa paralon 1,5 inci sebanyak 150 batang. ”Bantuan tersebut untuk sarana air bersih masyarakat,” jelasnya. Selain itu, PT NM juga menyalurkan bantuan HUT RI sebesar Rp1 juta, seragam olahraga untuk organisasi senam ibu-ibu sebanyak 11 stel, dan satu unit pengeras suara. ”Kalau semua ditotalkan, maka jauh dari apa yang disampaikan oleh pihak PT NM. Karena itu kami sangat mengharapkan semua pihak sama-sama memperjuangkan hak masyarakat, yang telah bertahun-tahun menerima dampak dari aktifitas yang mereka lakukan,” tegasnya. Sebelumnya, pihak PT NM menyatakan sudah mengucurkan dana CSR sebesar Rp1,4 miliar selama 2019 untuk Lampung Barat. Kepala Community Development PT NM Gufron Umar mengatakan, tuntutan delapan pemangku di wilayah Pekon Bandaragung, Bandarnegeri Suoh, terkait dana kebutuhan dasar, seperti pendidikan, kesehatan dan lingkungan, dengan besaran dana yang diajukan sekitar Rp350 juta belum bisa mereka penuhi. Namun, bila dihitung selama tahun anggaran 2019, pihaknya telah mengucurkan dana CSR sebesar Rp1,4 miliar ke Lampung Barat. Dana disesuaikan dengan kemampuan keuangan perusahaan. \"Hanya segitu setahun. Tahun depan 2020 mungkin sama,\" kata Gufron belum lama ini. Menurut dia, dana CSR yang dikucurkan tersebut terserap untuk dana pendidikan warga sekitar, sosial budaya dan infrastruktur berupa pembangunan jalan dari daerah Talangtoa sampai ke Penangkulan dengan panjang sekitar tiga kilometer. ”Kalau kita hitung, itu sampai ratusan juta. Kita juga bangun jembatan dan sebagainya,\" ujarnya. (nop/ais)
PT Natarang Mining Klaim CSR Rp1,4 M, Faktanya, Hanya Segini
Senin 23-12-2019,15:05 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,16:22 WIB
1.156 Jamaah Haji Bandar Lampung Siap Berangkat, Kloter Pertama Masuk Asrama 25 April
Kamis 09-04-2026,11:00 WIB
Update Fitur Baru Gemini AI v3.5, Cara Instan Rangkum PDF Panjang Tanpa Ribet, Cukup Sekali Klik
Kamis 09-04-2026,05:46 WIB
Prediksi Idul Adha 2026 Jatuh 27 Mei, Kesempatan Libur Panjang dan Persiapan Kurban
Kamis 09-04-2026,09:57 WIB
Update Promo Indomaret Poinku Hingga 15 April 2026, Belanja Kartonan Member Untung Hingga 30 Persen
Kamis 09-04-2026,11:15 WIB
Gerbong Mutasi Pemprov Lampung Kembali Bergerak, Dua Pejabat Eselon II Bertukar Posisi
Terkini
Kamis 09-04-2026,22:51 WIB
Bawa Perspektif Lampung, Dosen Itera Tampilkan Karya Ekologis di Pameran Seni Internasional Thailand
Kamis 09-04-2026,16:23 WIB
WFH Mulai Besok, Pemprov Lampung Jamin Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Kamis 09-04-2026,16:22 WIB
1.156 Jamaah Haji Bandar Lampung Siap Berangkat, Kloter Pertama Masuk Asrama 25 April
Kamis 09-04-2026,15:56 WIB
LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern
Kamis 09-04-2026,15:38 WIB