RADARLAMPUNG.CO.ID-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menandatangani kesepakatan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) tahun 2021, Kamis (12/11). Penandatangan itu dilaksanakan melalui rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Akmal Fathoni. Juru bicara badan anggaran DPRD Lamtim Gede Suartiyase saat membacakan hasil pembahasan KUA dan PPAS menjelaskan, pendapatan tahun 2021 diproyeksikan Rp2,422 triliun. Itu bersumber dari pendapatan asli daerah Rp329, 225 miliar, dana perimbangan Rp1,5 triliun dan lain-lain pendapatan yang syah Rp109,820 miliar. Sementara anggaran belanja diproyeksikan mencapai Rp2,595 triliun. Antara lain akan dialokasikan untuk bela ja operasi Rp1,855 triliun, belanja modal Rp295,049 miliar, belanja tidak terduga Rp1 miliar dan belanja transfer Rp444,441 miliar. Kemudian untuk pembiayaan Rp175 miliar. Namun ketika pimpinan rapat paripurna meminta persetujuan dewan atas laporan hasil pembahasan badan anggaran itu, Ketua Fraksi Gerindra M.Zakwan mengajukan interupsi. Menurut M.Zakwan, hasil pembahasan badan anggaran rawan cacat administrasi. Alasannya, sesuai ketentuan perundangan yang berlaku dan tata tertib DPRD Lamtim perubahan alat kelengkapan dewan dilaksanakan selambat-lambatnya 2,5 tahun. Namun, sebelum batas waktu itu terjadi ada pergantian anggota badan anggaran. Menanggapinya Akmal Fathoni menyatakan, pergantian anggota badan anggaran tidak menyalahi aturan. Sementara Ketua Fraksi Demokrat Taufik Gani menyatakan, pergantian anggota badan anggaran dari fraksi demokrat merupakan perintah partai. Alasannya, fraksi merupakan perpanjangan partai di DPRD. \"Pergantian anggota badan anggaran dari fraksi Demokrat merupakan urusan internal partai,\"tegas Taufik. Akmal kemudian meminta persetujuan peserta rapat paripurna terkait adanya pergantian anggota badan anggaran. Namun, tidak ada satupun peserta rapat yang memberikan persetujuan. Karena belum juga ada kepastian akhirnya rapat paripurna dilanjutkan dengan penandatangan kesepakatan KUA dan PPAS. Sedangkan, terkait permasalahan pergantian badan anggaran akan dibahas internal. Usai penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS, Pjs.Bupati Lamtim menyatakan, KUA dan PPAS yang telah disepakati itu merupakan dasar dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun 2021. (wid/wdi)
Rapat KUA PPAS Lamtim Diwarnai Interupsi Soal Cacat Administrasi
Kamis 12-11-2020,15:54 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,21:43 WIB
2.866 Calon Mahasiswa Lolos SNBP Unila 2026, Pendaftar Tembus 26 Ribuan Siswa
Selasa 31-03-2026,21:59 WIB
Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela
Rabu 01-04-2026,06:01 WIB
Cara Cek Kebocoran Data Pribadi Terbaru April 2026, Bisa Dilakukan Sendiri dengan Mudah
Selasa 31-03-2026,23:48 WIB
Mantap! Seluruh Prosiding ICCTEIE 2025 FT Unila Resmi Terindeks Scopus
Rabu 01-04-2026,06:30 WIB
Cedera Raphinha Jadi Pukulan Telak Barcelona, Eks Rekan Setim Sebut Sang Winger Pasti Terpukul
Terkini
Rabu 01-04-2026,19:05 WIB
Selama Tujuh Tahun, BAZNAS Lampung Catat Rekor Pengumpulan Zakat Fitrah dan Mal Tertinggi Tahun 2026!
Rabu 01-04-2026,16:08 WIB
Jutaan Kendaraan Lintasi JTTS Musim Lebaran 2026
Rabu 01-04-2026,15:35 WIB
Pemkot Bandar Lampung Rancang Bantuan Modal Untuk Koperasi Merah Putih
Rabu 01-04-2026,15:24 WIB
Pemprov Lampung Terapkan WFH Setiap Jumat, Dorong Penghematan BBM dan Efisiensi Kinerja ASN
Rabu 01-04-2026,14:22 WIB