RADARLAMPUNG.CO.ID - Pemkab Lampung Tengah melaksanakan Rembuk Stunting melalui zoom meeting di BJW Room, Rumah Dinas Bupati Lamteng, Senin (24/5). Rembuk Stunting penting sebagai aksi konvergensi yang harus dilakukan untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama di Lamteng. Wakil Bupati Lamteng Ardito Wijaya menyatakan, stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan anak. \"Stunting menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Isu stunting menjadi hal yang perlu ditangani secara tepat oleh semua stakeholder terkait . Menyadari bahwa stunting adalah masalah kesehatan yang berisiko tinggi dan dapat memengaruhi pertumbuhan anak hingga dewasa, tentu perlu ada tindakan preventif yang harus dilakukan untuk mencegah stunting,\" katanya. Rembuk stunting, kata Ardito Wijaya, menjadi penting sebagai langkah awal penanganan stunting. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan kegiatan penurunan stunting di Lamteng. Dalam hal ini dikordinasikan Bappeda bersama stakeholder terkait. \"Diharapkan sinergitas dan konvergen dalam penanganan stunting antara pemda dan stakeholder terkait bisa mencapai hasil yang maksimal,\" ujarnya. Ardito Wijaya mengimbau kepada orang tua untuk memperhatikan gizi anak pada usia 0-1.000 hari pertama anak. \"Orang tua harus memperhatikan gizi anak. Kita menargetkan angka stunting di Lamteng akan menurun atau zero pada 2023. Kita akan lakukan segala tindakan untuk percepatan penurunan angka stunting di Lamteng. Karena itu diperlukan kerja sama dari semua pihak agar bisa tercapai,\" ungkapnya. Dalam Rembuk Stunting didapati beberapa hasil rencana. Di antaranya usulan program kegiatan intervensi gizi spesifik, intervensi gizi sensitif, penyediaan sarana air bersih, membentuk tim penanganan stunting di tiap kampung, pembinaan bina keluarga, dan pembinaan kader tentang pola atur anak. Rembuk Stunting diikuti Ketua DPRD Lamteng Sumarsono, Ketua TP PKK Lamteng Mardiana, Ketua Dharma Wanita Lamteng Yulita Nirlan, Kepala Bappeda Lamteng Rony Witono, dan lain sebagainya. (sya/sur)
Rembuk Stunting, Lamteng Target Zero 2023
Senin 24-05-2021,20:06 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,16:20 WIB
Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi
Rabu 18-03-2026,13:52 WIB
Bikin Geger! Diduga Curi Motor Pria Lampung Utara Tewas Diamuk Warga Sunsang Way Kanan
Rabu 18-03-2026,18:33 WIB
Banyak yang Belum Tahu, Ini Amalan Menjenguk Orang Sakit Saat Puasa di Bulan Ramadhan
Rabu 18-03-2026,15:09 WIB
Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polres Pringsewu Siapkan Tim Khusus Urai Kemacetan dan Mitigasi Bencana
Rabu 18-03-2026,13:26 WIB
Residivis Curanmor di Mesuji Timur Berhasil Diringkus, Dua Rekannya Masih Buron
Terkini
Kamis 19-03-2026,12:41 WIB
Vivo T5x 5G Resmi Rilis, HP Baterai 7200 mAh dengan Layar 120Hz dan Harga Mulai Rp5 Jutaan
Kamis 19-03-2026,12:40 WIB
Bansos PKH dan BPNT Cair Jelang Lebaran 2026, Ini Cara Cek Penerima dan Besaran Bantuan
Kamis 19-03-2026,10:46 WIB
H-3 Lebaran Idul Fitri 2026, Kendaraan Truk Dominasi Penyeberangan Bakauheni - Merak
Kamis 19-03-2026,09:10 WIB
Kerahkan 4 Teleskop untuk Amati 1 Syawal, Hilal Tetap Belum Terlihat Dalam Pengamatan OAIL Itera
Rabu 18-03-2026,18:33 WIB