RADARLAMPUNG.CO.ID– Rabu (9/12) merupakan hari pemungutan suara pilkada serentak termasuk di delapan daerah di Lampung. Banyak informasi di tengah masyarakat akan adanya praktik politik uang saat serangan fajar. Meski demikian, diharapkan masyarakat memilih dengan hati nurani bukan berdasarkan iming-iming yang diberikan oleh salahsatu pasangan calon kepala daerah (Paslon Kada). “Pilkada merupakan momentum perubahan masyarakat lebih sejahtera, karena itu pemilih harus cerdas dan ikuti hati nurani,” ucap pengamat politik Dr Dedy Hermawan, Selasa (8/12). Dia mengatakan, masih ada waktu untuk menimbang-nimbang menjatuhkan pillihan kepada salahsatu paslon. Di mana, waktu tersebut bisa digunakan untuk mencermati rekam jejak di masing-masing paslon. Mulai dari track record yang positif hingga ke yang negatif. “Agar tidak salah pilih dan menyesal dalam kurun waktu satu periode,” kata dia. Terkait dengan iming-iming, kata dia, masyarakat juga jangan menggadaikan hak suaranya. Dedy bilang, sudah menekankan pilkada merupakan momentum perubahan di masyarakat. Karenanya, masyarakat juga harus pintar dengan mengesampingkan kondisi ekonomi atau kepuasan sesaat, jika memilih dikarenakan iming-iming uang. Sebab, jika satu periode normal itu lima tahun dan menerima hanya Rp100 ribu per suara maka, perubahan hanya dihargai sekitar Rp55 saja. Kalkulasinya, Rp100 ribu dibagi 365 hari kali lima tahun. “Sekali lagi saya sarankan untuk menghimbau dari hati nurani. Sebab, satu suara akan sangat berpengaruh dalam perubahan pembangunan satu periode kepemimpinan,” imbuhnya. Selain itu, masyarakat juga diminta aktif mengajak kerabatnya untuk menyalurkan hak suaranya di TPS masing-masing. Ini juga merupaakan upaya masyarakat menjaga pilkada yang bersih. “Selanjutnya, masyarakat juga harus menjaga komunikasi dengan panwas dan media, untuk untuk melaporkan hal sekecil apapun terkait praktik money politics,”ujarnya. Terakhir, kata dia, fasilitasi protokol kesehatan di TPS juga harus diperhatikan. Di mana, ini menjadi sangat penting untuk mengantisipasi klaster pilkada. “Masyarakat diimbau untuk menaati prokses, sesuai dengan aturan. Tentu, penyelenggara dan pengawas dengan segala fasilitasnya juga harus lebih siap dengan prokes ini,” kata dia. (abd/wdi)
Ingat, Pilihlah Dengan Hati Nurani !
Selasa 08-12-2020,21:41 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 09-08-2026,20:38 WIB
Emas Antam Bersiap Tembus Level Psikologis Rp2,7 Juta per Gram, Cek Proyeksi Sepekan ke Depan
Minggu 09-08-2026,19:26 WIB
Terang Bulan Bikin Tangkapan Nelayan Menipis, Harga Ikan di Gudang Lelang Naik
Minggu 09-08-2026,17:20 WIB
Metro Dapat Tambahan Kucuran Dana Rp24,66 Miliar Dari Pusat
Minggu 09-08-2026,18:30 WIB
42 Titik Hotspot Terdeteksi di Lampung, 8 Masuk Kategori Sedang
Terkini
Senin 10-08-2026,14:15 WIB
APBD-P Lampung Diintervensi untuk Kejar PSN PSEL
Senin 10-08-2026,13:33 WIB
Jasad Bayi Perempuan di Karung Beras Gegerkan Warga Pahoman Bandar Lampung, Polisi Selidiki Langsung
Senin 10-08-2026,10:43 WIB
ITERA Buka Jalur JKSM S2 di ITB untuk Mahasiswa Baru Berprestasi, Simak Mekanismenya
Senin 10-08-2026,08:29 WIB
Akademisi Unila Latih 25 Guru Bahasa di Pesawaran
Senin 10-08-2026,08:21 WIB