radarlampung.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Bandarlampung tidak lagi bekerjasama dengan Rumah Sakit Imanuel, terhitung 1 Mei 2019. Ini terjadi karena akreditasi rumah sakit yang sudah kedaluarsa. Kepala Cabang BPJS Cabang Bandarlampung Muhammad Fakhriza membantah isu pemutusan kerjasama dengan RS Imanuel karena masalah piutang. Sebagaimana muncul di media sosial. ”Tidak benar. Sama sekali tidak ada kaitan dengan pembayaran. Namun ini terkait akreditasi mereka yang sudah kedaluarsa,\" kata Muhammad Fakhriza dalam konferensi pers di kantor BPJS Cabang Bandarlampung, Kamis (2/5). Muhammad Fakhriza menuturkan, akreditasi sangat penting bagi masyarakat. Terutama pada mutu pelayanan. Di mana, rumah sakit memiliki izin operasional dan akreditasi untuk menjalankannya. ”Harus dipahami, akreditasi adalah upaya optimalisasai pelayanan pada masyarakat. Kalau belum jelas, maka dipertanyakan mutu pelayanannya. Setiap rumah sakit wajib melakukan akreditasi dengan tujuan melindungi masyarakat,” sebut dia. Dilanjutkan, akreditasi dipertegas dengan peraturan kesiapan rumah sakit. Ketentuan ini kemudian diperpanjang hingga 1 Januari 2019 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 99/2015 tentang perubahan PMK 71/2013. Terkait aturan itu, Muhammad Fakhriza mengaku pihaknya sudah beberapa kali memberikan peringatan agar rumah sakit melakukan perpanjangan sejak akhir Desember 2018. ”Surat peringatan, bahkan tinjauan langsung sudah kami lakukan agar rumah sakit mengurus akreditasi. Sebab itu persyaratan wajib. Jika tidak terpenuhi, maka salah satu pihak bisa memutuskan. Jadi BPJS Cabang lampung memutuskan kerjasama itu. Sebab sejak 2 Februari, akreditasi tersebut sudah kedarluarsa,\" tegasnya. Lebih jauh Muhammad Fakhriza mengatakan, ada empat rumahsakit yang masa akreditasinya berakhir dalam waktu dekat. Yakni Rumah Sakit Shinta, L Centre, RSUDAM, dan RS Urip Sumoharjo. ”Tapi rumah sakit ini ada rekomendasi Kementerian Kesehatan agar menunggu hingga enam bulan ke depan,\" urainya. Terpisah, Humas RS Imanuel Bandarlampung Alquirina Supriyanti belum memberikan penjelasan. Saat dihubungi, yang bersangkutan mengaku sedang rapat. ”Sebentar ya mbak. Saya masih rapat,\" kata Alquirina. (mel/ais)
Ini Alasan BPJS Putus Kerjasama Dengan RS Imanuel
Kamis 02-05-2019,16:52 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 17-05-2026,10:30 WIB
Di Saat ATM Jauh, BRILink Menjadi Akses Keuangan Paling Nyata bagi Warga Perbatasan
Minggu 17-05-2026,10:56 WIB
345 Koperasi Merah Putih Berdiri di Lampung, Pemprov Optimalkan Aset Tak Terpakai
Minggu 17-05-2026,11:33 WIB
Lepas L6 PHEV Siap Masuk Indonesia, SUV Hybrid Ini Fokus pada Kenyamanan dan Efisiensi
Minggu 17-05-2026,06:01 WIB
iPhone 17e Resmi Masuk Indonesia, Termurah dengan MagSafe dan Action Button
Minggu 17-05-2026,16:12 WIB
Warga Bandar Lampung Kembali Dapat Jatah Sapi Kurban dari Presiden, Kali Ini Jenis Simmental
Terkini
Minggu 17-05-2026,21:12 WIB
Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026, Ibadah Dzulhijjah Dimulai Besok
Minggu 17-05-2026,19:43 WIB
16 Sapi Kurban Presiden untuk Lampung, Terberat Capai 1.124 Kg
Minggu 17-05-2026,17:47 WIB
Mahasiswa Teknik Elektro Teknokrat Ciptakan PLTB Archimedes untuk Penerangan Warung Pantai Gunung Kunyit
Minggu 17-05-2026,17:10 WIB
Sidang Isbat Awal Dzulhijjah Digelar Hari Ini, Penentu Iduladha 1447 H Menunggu Hasil Rukyat
Minggu 17-05-2026,16:50 WIB