Radarlampung.co.id – Sri Maryani yang dicurigai oleh warga sebagai penculik anak di Sekolah Dasar (SD) Ismaria mengungkapkan rasa kecewanya di depan pihak kepolisian Polsek Kedaton, Jumat (26/10). “Ini jelas sudah salah paham. Anak itu keponakan saya, awalnya saya bersama anak dan adik ipar ingin pergi ke sekolah hendak melihat dua keponakan saya itu, yang bersekolah disana,” jelasnya kepada Radarlampung.co.id. Namun, setelah sampai disana ia pun lupa nama lengkap keponakannya tersebut. Dikarenakan, keponakannya tersebut sudah lama tinggal dirumah ibunya. Ia pun mengaku diperlakukan kasar oleh pihak sekolah. “Ya, karena lupa nama mereka jadi kita mau pulang. Tapi, malah dikejar sama guru-guru dan wali murid, lalu disebut sebagai penculik anak. Diperparah lagi kami juga enggak diberi kesempatan tujuan kami ke sekolah ini untuk apa,” ungkapnya. (mel/ang)
Ini Penjelasan Tiga Wanita yang Diduga Penculik Anak
Jumat 26-10-2018,14:17 WIB
Editor : Redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,14:25 WIB
Santri Indonesia Menjaga Alam: Menumbuhkan Semangat Eko-Teologi Pramuka Santri
Jumat 02-10-2026,10:31 WIB
Polinela Berdayakan Koperasi Ragom Maju Jejama Kemiling Lewat Budidaya Maggot
Jumat 02-10-2026,17:45 WIB
Teknokrat-UTHM Bahas Air Tanah dan K3 Bareng Siswa SMK
Terkini
Jumat 02-10-2026,17:45 WIB
Teknokrat-UTHM Bahas Air Tanah dan K3 Bareng Siswa SMK
Jumat 02-10-2026,14:25 WIB
Santri Indonesia Menjaga Alam: Menumbuhkan Semangat Eko-Teologi Pramuka Santri
Jumat 02-10-2026,10:31 WIB
Polinela Berdayakan Koperasi Ragom Maju Jejama Kemiling Lewat Budidaya Maggot
Kamis 01-10-2026,20:56 WIB
Tangkal Trap Wi-Fi Publik, Komdigi Pacu Ekosistem Digital yang Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga
Kamis 01-10-2026,17:00 WIB