RADARLAMPUNG.CO.ID - Dugaan jual beli kios dan amparan yang terjadi di Pasar Perumnas Wayhalim yang diduga dilakukan oknum Ketua RT masih belum menunjukan titik terang. Padahal, Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung Badri Tamam telah menginstruksikan inspektorat untuk menelusuri dugaan tersebut. Badri Tamam menyebutkan, proses penyelidikan tengah dilakukan tim inspektorat sebagaimana yang diharapkan Wali Kota Bandarlampung. \"Iya, saya sudah panggil inspektur untuk ditelusuri kebenarannya,\" singkatnya kepada Radar Lampung via telepon, Minggu (5/1). Sementara, Inspektur M. Umar ketika dikonfirmasi terkesan tertutup. Pesan WhatsApp yang dikirim kepadanya tak kunjung dibalas, meski dibaca. Begitu pun panggilan suara beberapa kali wartawan media ini menghubungi di-reject walaupun nomor handphone miliknya dalam keadaan aktif. Diketahui sebelumnya, muncul indikasi ada beberapa kios dan amparan dijual kepada pedagang baru oleh oknum Ketua RT di Kelurahan Perumnas Wayhalim. Transaksi itu terjadi antara tahun 2017-2018 masa kepemimpinan Kepala Dinas Perdagangan Sahriwansyah dan Kepala UPT Pasar Perumnas Wayhalim Parlindungan Pane. (apr/sur)
Inspektorat Ogah-ogahan Tanggapi Polemik Pasar Perumnas Wayhalim
Senin 06-01-2020,07:12 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 11-08-2026,18:47 WIB
Dugaan Potong Upah Buruh Gudang Kopi Berpotensi Masuk Ranah Pidana
Selasa 11-08-2026,19:27 WIB
Cetak Sejarah UBL, Dengan Ujian Terbuka Promosi Doktor Perdana, Angkat Riset Strategis Pengelolaan PTS
Selasa 11-08-2026,18:30 WIB
Deretan Pinjol Legal Berizin OJK dengan Tenor Panjang, Aman dan Anti Jeratan Ilegal
Rabu 12-08-2026,06:09 WIB
Batas Akhir Hari Ini, Promo Susu Balita Indomaret Banjir Diskon, SGM Eksplor hingga Bebelac Lebih Hemat
Selasa 11-08-2026,18:15 WIB
Empat Permintaan Gubernur Mirza kepada BBPOM
Terkini
Rabu 12-08-2026,17:41 WIB
Hanya dengan Belanja Minimal Rp81.000 di Rokez Roti Keset, Putar Roda Keberuntungan serta Raih Hadiahnya
Rabu 12-08-2026,17:10 WIB
Mantap Memeluk Agama Islam, Kepala KUA Pringsewu Tuntun Proses Muallaf
Rabu 12-08-2026,16:57 WIB
Kebakaran PT BSA, LBH Desak Pemerintah dan APH Tak Tutup Mata soal Konflik Anak Tuha
Rabu 12-08-2026,16:47 WIB