Radarlampung.co.id - SMPN 33 Bandarlampung di Jalan Kamboja No. 26, Enggal, berhasil mengubah limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomis. Limbah plastik yang sebelumnya merupakan sumber masalah bagi sebagian orang karena dianggap mencemari lingkungan, kini disulap sejumlah siswa sekolah menjadi paving block bernilai tinggi. Ide menyulap limbah plastik menjadi paving block, bermula melihat tumpukan limbah plastik berserakan di sekitar sekolah. Bermodalkan peralatan sederhana, kini limbah tersebut tidak lagi mencemari lingkungan. Kepala sekolah setempat Muhammad Yusri mengungkapkan, ide pembuatan paving block dilakukan secara spontan atau tanpa direncanakan terlebih dahulu oleh pihaknya. Namun, atas pertimbangan dan musyawarah sivitas akademika sekolah, pembuatan paving block berbahan baku limbah plastik, berhasil dicoba dengan melibatkan sejumlah siswanya. “Mengenai hasilnya (paving block) memang belum terlalu baik, namun sudah cukup lumayan untuk pemula. Kami akan terus menyempurnakan hasilnya,” ujarnya kepada Radarlampung.co.id, Selasa (2/4). Adapun proses pembuatan menurut dia, limbah plastik yang telah ditakar terlebih dahulu dilelelehkan menggunakan kuali yang telah dipanaskan hingga mencair, selanjutnya lelehan dimasukkan ke tatakan alat pencetak. Kemudian, lelehan dibiarkan beberapa waktu hingga mengering, barulah dikeluarkan dari alat pencetak. “Setelah dikeluarkan, paving block yang dihasilkan bentuknya sama seperti terbuat dari pasir dan semen,” katanya. Menurutnya, kreativitas yang dilakukan sekolah tidak untuk dikomersialkan, melainkan hanya memfasilitasi siswa dalam menyalurkan minat, bakat, dan kemampuan di bidang ekstrakurikuler. “Kreativitas pembuatan paving block berbahan limbah plastik ini bukan untuk mencari keuntungan, tetapi sebagai wahana siswa dalam melatih kemampuan berfikir,” tandasnya. (apr/kyd)
Sekolah Ini Manfaatkan Limbah Plastik Jadi Paving Block
Selasa 02-04-2019,16:35 WIB
Editor : Kesumayuda
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,15:37 WIB
Mahasiswa Universitas Lampung Tembus Forum Internasional, Angkat Isu Pencemaran Logam Berat
Minggu 19-04-2026,13:23 WIB
Galaxy S26 Laris Manis, Smartphone Samsung Tambah Produksi dengan Model Ultra Jadi Primadona
Minggu 19-04-2026,15:45 WIB
Hobi Rajut Berbuah Cuan, Wanita ini Kembangkan 'Koka Crochet' dari Keterbatasan Pandemi
Minggu 19-04-2026,13:28 WIB
Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Lengkap
Minggu 19-04-2026,13:18 WIB
IHSG Tetap Hijau di Tengah Bursa Asia Rontok, Transaksi Tembus Rp15,5 Triliun dan BBCA Jadi Sorotan
Terkini
Senin 20-04-2026,09:21 WIB
Libatkan Tim Akademisi Universitas Aisyah, PMI Pringsewu Kembangkan Layanan Digital
Senin 20-04-2026,08:39 WIB
Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia Bedah Sistem Irigasi Bendung Argoguruh
Minggu 19-04-2026,19:26 WIB
Pasca Harga BBM Nonsubsidi Naik, Hiswana Migas Sebut Biosolar di Lampung Tetap Aman dan Stabil
Minggu 19-04-2026,17:06 WIB
Pemprov Lampung Perluas Pelatihan Vokasi 2026 ke 33 Desa
Minggu 19-04-2026,15:45 WIB