RADARLAMPUNG.CO.ID-Pentingnya peran jurnalistik di zaman yang kian modern ini ternyata membawa peran positif. Salah satunya disampaikan Penggagas Sekolah Ilmuwan Minangkabau (SIM) Ikhsyat Syukur, yang juga sebagai salah satu pemateri dalam Pelatihan jurnalistik peserta program fellowship Gerakan Jurnalis Peduli Pendidikan (GJPP) Angkatan Ke-2 yang digelar Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) Indonesia, pada hari pertama, Senin (31/5). Gelaran kegiatan pelatihan yang dilakukan secara dalam jaringan (daring) ini diikuti sekitar 20 jurnalis diberbagai daerah di Indonesia. Dalam penyampaian materi tentang peran Strategis dan Tugas Mulia Wartawan untuk Turut Serta Memajukan Kesejahteraan Masyarakat dan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Melalui Karya Jurnalistik Berkualitas, Ikhsyat Syukur menyebut peran jurnalis menjadi agen perubah terbaik di negeri ini. \"Bersyukurlah anda-anda sekalian, yang tengah menjadi agen perubah terbaik di negeri ini. Profesi ini strategis yang menorehkan sejarah kedepan dengan catatan baik, yang tidak hanya dikenang tapi bermanfaat bagi anak cucu kedepannya,\" ujarnya. Hal ini untuk mencegah terjadinya degradasi pada eksistensi dan esensi pers. Pasalnya degradasi itu terjadi karena, media kini justru membantu amplifikasi manipulasi opini publik diruang maya. Kemudian, ada upaya manipulasi opini publik di media sosial yang juga berhubungan dengan media mainstream. Serta media mainstream juga seringkali berbalik mengamplifikasi isu-isu atau opini publik yang tengah ramai diperbincangkan pengguna media sosial ke dalam pemberitaan media. \"Untuk itu Pers perlu melakukan kontrol sosial, karena media memiliki tanggungjawab melakukan kontrol sosial terhadap apapun terutama dalam penyelenggaraan negara. Secara moril, kawan-kawan media punya tanggungjawab menyampaikan informasi yang benar, sederhananya akurat, valid. Untuk itu dilakukan kebenaran nya, kalau perlu melakukan simple riset. Objektif memberitakan apa adanya dan berimbang di mana berita harus konfirmasi kedua belah pihak yang menjadj topik berita. Harapannya peran media akan terbentuk opini berdasarkan fakta,\" jelasnya. Ditambah salah satu mentor GWPP Indonesia, M. Nasir, jurnalis yang baik harus mengetahui berbagai spesialisasi. \"Di mana, dalam persaingan industri ini diperlukan orang-orang ahli, orang-orang yang mendalami, sehingga perusahaan biar berjualan Dengan dari materi yang lebih. Terutama wartawan, menjadi wartawan spesialis seperti pendidikan, finance, politik, maka industri pers akan bisa melayani pembaca dengan baik,\" jelas Nasir. (rma/wdi)
Jurnalis jadi Agen Perubahan Terbaik di Negeri Ini
Selasa 01-06-2021,06:58 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 28-09-2026,12:23 WIB
Ramalan Zodiak Keuangan 28-29 September 2026: Waspada Pengeluaran Bocor dan Godaan Promo Diskon
Senin 28-09-2026,08:26 WIB
PTPN 1 Sebut Kewenangan Terbatas, Rapat dengan Masyarakat Adat Deadlock
Senin 28-09-2026,13:20 WIB
DKP Bandar Lampung Koordinasi ke Kelurahan, Cari Lahan Strategis Budidaya Ikan Tematik KKP
Senin 28-09-2026,15:09 WIB
Gandeng PKK Pringsewu, Itera Dorong Abon Ampas Tahu Tembus Pasar Digital
Senin 28-09-2026,19:05 WIB
Pemkot Bandar Lampung Mantapkan Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Optimalisasi Lahan Pekarangan
Terkini
Senin 28-09-2026,19:05 WIB
Pemkot Bandar Lampung Mantapkan Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Optimalisasi Lahan Pekarangan
Senin 28-09-2026,16:43 WIB
BRI Money Changer Tersebar di Berbagai Wilayah, Tukar Valas Bisa di Bandara hingga Pelabuhan
Senin 28-09-2026,15:09 WIB
Gandeng PKK Pringsewu, Itera Dorong Abon Ampas Tahu Tembus Pasar Digital
Senin 28-09-2026,13:20 WIB
DKP Bandar Lampung Koordinasi ke Kelurahan, Cari Lahan Strategis Budidaya Ikan Tematik KKP
Senin 28-09-2026,12:23 WIB