RADARLAMPUNG.CO.ID-Saat ini angka stunting di Lampung turun ke angka 26,2%, dari sebelumnya 42,6%. Angka stunting saat ini juga telah dibawah angka stunting nasional yaitu 27,2%. Atas hal itu, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia yang ditemui usai menghadiri zoom meeting bersama Wakil Presiden RI Ma\'aruf Amin Rabu (21/10) mengatakan Pemprov Lampung telah melakukan berbagai upaya dalam melakukan penanganan kasus stunting di Lampung. \"Kita kan memang sebelum kegiatan ini memang sudah melakukan kegiatan penanganan stunting baik dari internal yang ada di Dinas-Dinas provinsi maupun kabupaten/kota. Dan baru sekitar seminggu yang lalu kita lakukan penilaian penanganan stunting termasuk juga konferdensinya di kabupaten/kota,\" beber Nunik -sapaan akrab Chusnunia-. Menurut Nunik, ada beberapa kabupaten/kota yang sudah masuk ke dalam kategori bagus. Bahkan yang terbaik Lampung Selatan. \"Beberapa kabupaten/kota yang lainnya yang bagus tetapi yang paling bagus Lampung Selatan. Dan tadi arahan wapres agar penanganan stunting ini menjadi prioritas daerah,\" lanjutnya. Ditambahkan Kadiskes Provinsi Lampung Reihana mengatakan angka stunting di Lampung saat ini cenderung turun. Dari sebelumnya diangka 42,6%, kini berada di angka 26,2%, sedangkan nasional berada di angka 27,2%. \"Jadi kita masih dibawah angka nasional. Justru kita (Lampung) terjadi penurunan yang sangat signifikan diawal berada di angka 42,6%, tapi secara berlahan dan kita bekerja keras dan secara konvergensi untuk melakukan pencegahan stunting ini,\" jelas Reihana. Menurut Reihana, yang perlu di ingat untuk pencegah stunting ini, 30% saja yang spesifik berada di dinas kesehatan, jadi 70% ada di lintas sektor terkait. \"Maka kalau kita berbicara stunting kita perlu duduk bersama dalam hal ini di bidangi oleh bapeda karena bapeda bisa juga untuk memberikan arahan kepada lintas sektor terkait,\" lanjutnya. Maka untuk pencegahan stunting ini kita dari awal 1.000 hari pertama kehidupan mulai dari sang ibu yang hamil, sampai anak usia 1.000 hari harus dilakukan intervensi. Ditanya soal target penurunan angka stunting di Lampung, Reihana mengatakan dapat didukung mulai dari kembali beroperasinya posyandu (pos pelayanan terpadu). Karena posyandu yang berada ditengah masyarakat langsung belum berani buka. Padahal pencegahan stunting bisa dimulai dari sana. \"Target penurunan ini terbentur dengan pandemi, adanya pandemi ini juga ada hal- hal yang menghambat langkah kami untuk hal-hal yang sudah direncanakan. Salah satunya yang paling berat ialah banyak posyandu yang belum berani buka. Tapi akhir-akhir ini banyak posyandu yang kembali buka jadi tantangan nya adalah pandemi ini,\" tandasnya. (rma/wdi)
Kabar Baik, Angka Stunting di Lampung Menurun
Rabu 21-10-2020,18:19 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 29-09-2026,21:05 WIB
Merajut Nusantara dari Selat Sunda, Transformasi ASDP Perkokoh Logistik Nasional
Selasa 29-09-2026,19:06 WIB
Promo Gantung Alfamart Berakhir Besok 30 September 2026, Ada Ekstra Diskon ShopeePay
Selasa 29-09-2026,16:23 WIB
Ramalan Zodiak Keuangan Akhir Bulan 29-30 September 2026, Taurus Ketiban Durian Runtuh
Selasa 29-09-2026,20:30 WIB
Tiga Mahasiswa Teknokrat Tembus 15 Besar CTF Compfest 2026
Selasa 29-09-2026,18:50 WIB
Ukir Sejarah Tingkat Internasional, PLTU Sumsel-8 Raih Zhan Tianyou Award 2026
Terkini
Rabu 30-09-2026,14:44 WIB
PinjamDuit Bagikan Edukasi Keuangan, Cara Tepat Mengajukan Pinjaman Daring Agar Cepat Disetujui Sistem
Rabu 30-09-2026,13:25 WIB
Total Hadiah Puluhan Juta Menanti, Karang Taruna Got Talent 2026 Lampung Selatan Masih Buka Pendaftaran
Rabu 30-09-2026,12:20 WIB
Dosen Polinela Kembangkan Pakan Ternak dari Limbah Padi untuk Tekan Emisi Metana
Selasa 29-09-2026,21:05 WIB
Merajut Nusantara dari Selat Sunda, Transformasi ASDP Perkokoh Logistik Nasional
Selasa 29-09-2026,20:30 WIB