Jadi kamu harus melihat harga yang benar-benar menjadi pasaran supaya tidak tertipu.
Serta pastikan si penjual adalah orang terpecaya, guna menghindari mobil tersebut hasil curian atau sengketa yang bisa menyebabkan masalah di kemudian hari.
BACA JUGA:Terungkap Alasan Simon Cowell Berikan Golden Buzzer ke Putri Ariani
4. Periksa Riwayat Service Mesin
Pilihlah mobil bekas dengan riwayat servis yang rutin menggunakan jasa bengkel resmi.
Kalaupun ada suku cadang yang telah diganti, pastikan penggantiannya dilakukan oleh bengkel resmi pula.
Satu hal penting lainnya adalah keaslian odometer yang menunjukkan sudah berapa kilometer mobil bekas itu dikendarai.
Hati-hati terhadap penjual mobil bekas nakal yang sengaja menurunkan angka odometer demi bisa menaikkan harga.
BACA JUGA:Tak Hanya Eropa, Ini 3 Suku Bermata Biru di Indonesia
5. Lakukan Tesr Drive
Kamu harus memastika mobil yang akan dibeli nyaman dan baik-baik saja digunakan, supaya saat ada kejanggalan pada mesin bisa ditanyakan langsung kepada sanga penjual.
6. Periksa Dokumen
Kalau semua pertimbangan diata sudah ditetapkan, periksalah kelengkapan dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB.
Pastikan tidak ada tunggakan pajak menahun agar tidak terhambat dalam proses balik nama.
BACA JUGA:Berparas Cantik Jelita, Sania Wahyu Ningsih Jadi Jemaah Calon Haji Termuda di Indonesia Tahun Ini
Terakhir, cocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan yang ada pada surat-surat kendaraan untuk menghindari adanya pemalsuan dokumen.