Membentang sepanjang 56 km (35 mil), Carlin Trend pertama kali diprospek oleh ahli geologi Newmont, John Livermore dan Alan Coope, pada tahun 1965.
BACA JUGA:Tanda-tanda Kiamat! Fitnah Akhir Zaman Sudah di Depan Mata
Carlin merupakan operasi penambangan emas terbesar di Amerika Serikat. Carlin juga masuk salah satu yang terbesar di dunia.
Produksi emas pada tahun 2022 sebesar 1.571 koz lebih tinggi 5% dari tahun sebelumnya karena tahun sebelumnya terdampak oleh kegagalan pabrik mekanis di pemanggang emas Carlin, yang terjadi pada Mei 2021.
2. Muruntau, Uzbekistan. 1.700 koz (perkiraan). Kompleks tambang terbuka Muruntau diperkirakan menghasilkan sekitar 1.700 koz emas pada tahun 2022.
Dioperasikan oleh Navoi Mining Enterprise milik negara, tambang ini memiliki panjang lebih dari 3,3 km, lebar 2,5 km, dan kedalaman hampir 600 meter.
Muruntau memiliki lebih dari 150 juta ons cadangan dan sumber daya emas.
BACA JUGA:Tanda-tanda Kiamat yang Sudah Terjadi Hingga Tahun 2023
1.Grasberg, Indonesia. 1.798 koz. Cadangan tembaga-emas Grasberg ini terletak di provinsi Papua, Indonesia.
Gunung emas ini ditemukan pada tahun 1936 oleh seorang ahli geologi Belanda yang menyebutnya sebagai Ertsberg atau gunung bijih.
Tambang ini terletak 4.100 meter di atas permukaan laut di dekat Puncak Jaya, gunung tertinggi di Papua.
BACA JUGA:Sadarkah Kita? Waktu Terasa Lebih Cepat Itu Tanda-tanda Kiamat
Produksi emas mencapai puncaknya pada tahun 2001 dengan jumlah di atas 3.500 koz.
Tambang ini menghasilkan 1.798 koz emas pada tahun 2022.
Atau meningkat 31 persen dibandingkan tahun 2021 karena perusahaan berhasil mentransisikan Grasberg menjadi operasi penambangan bawah tanah terbesar di dunia.
BACA JUGA:Tanda-Tanda Kiamat Dalam Agama Nasrani Berdasarkan Alkitab