Progres Perbaikan Jalan Rusak di Lampung Dari Dana Inpres Sentuh 85 Persen, BPJN Klaim Siap Layani Arus Nataru

Selasa 28-11-2023,15:32 WIB
Reporter : Prima Imansyah Permana
Editor : Ari Suryanto

RADARLAMPUNG.CO.ID - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menyebut perbaikan jalan menggunakan dana instruksi presiden (Inpres) 2023 hampir rampung.

Di mana, Provinsi Lampung mendapat dana Inpres tahun 2023 sebesar Rp 814,7 miliar untuk perbaikan 17 ruas jalan kewenanganan provinsi dan kabupaten.

Panjang perbaikan 17 ruas jalan dana Inpres ini sekitar 104,98 km.

Perbaikan jalan dari dana Inpres ini mulai dikerjakan pada akhir Juli 2023 lalu --setelah Presiden RI Jokowi mengunjungi Lampung mengecek jalan rusak, pada 5 Mei 2023.

BACA JUGA:Cek Hotel Murah di Jawa Tengah Hari Ini, Tarif Mulai Rp186 Ribuan Per Malam

Presiden Jokowi juga kembali mengunjungi Lampung, pada 27 Oktober 2023 untuk melihat progres perbaikan jalan di Lampung dari dana Inpres.

Kepala BPJN Lampung Susan Novelia mengatakan, rata-rata realisasi perbaikan jalan menggunakan dana Inpres tahun 2023 sebesar 80 sampai 85 persen.

Progres tertinggi, kata Susan Novelia, berada di ruas simpan Korpri sampai Purwotani (Exit Tol Itera Kotabaru) yang telah mencapai 90 persen.

"Untuk serah terima pekerjaan dana Inpres ini pada 31 Desember 2023," ujar Susan Novelia kepada Radarlampung.co.id, Selasa 28 November 2023.

BACA JUGA:3 Tips Alami Agar Flek Hitam di Wajah Cepat Mengelupas, Cobain Kulit Langsung Glowing

Begitu juga dengan perbaikan jalan nasional lainnya di luar dana Inpres, Susan Novelia mengungkapkan, dialokasikan anggaran untuk preservasi jalan di luar dana Inpres sebesar Rp 580 miliar 

Preservasi jalan ini tersebar di lintas timur dari batas Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur, Pematang Panggang-Bujung Tenuk-Terbanggi Besar sampai batas Provinsi Sumatera Selatan.

Kemudian di lintas tengah dari Kotabumi-Bukit Kemuning-Simpang Empat sampai batas Provinsi Sumatera Selatan.

"Untuk di lintas barat mulai dari Bengkunat-Sanggi-Biha-Krui-Liwa sampai batas Provinsi Bengkulu," ungkapnya.

BACA JUGA:Wabah Pneumonia di China Menyebar, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penularannya

Kategori :