BACA JUGA:Ikan Cupang Avatar Dengan Warna Mirip Galaxy, Asal-usul dan Jenisnya
Zaman dahulu digunakan untuk membawa perbekalan saat berburu atau berkebun.
Kaum pria Dayak menggunakan anjat buat menyimpan bekal dan hasil buruan.
Sedangkan perempuan Dayak memanfaatkannya saat berkegiatan di ladang atau hutan.
Setiap pola punya makna tersendiri, mulai dari simbol keberanian, perlindungan, hingga cerita leluhur.
BACA JUGA:Spesial Promo 5.5 Alfamart, Dapatkan Biskuit Murah Dengan Harga Super Hemat! Ini Daftar Produknya
4. Tas Tenun Nusantara
Berbeda dari tas yang dianyam atau dirajut dari rotan dan kayu, tas tenun Indonesia punya ciri khas dari warna dan pola benangnya.
Banyak daerah punya versi tas tenun sendiri, mulai dari tenun ikat Flores, songket Minangkabau, hingga tenun Gringsing Bali.
Tas-tas ini biasanya dibuat dengan cara menenun benang di alat tenun tradisional.
BACA JUGA:7 Rekomendasi Destinasi Wisata Lampung Tema Satwa, Tiket Mulai Rp 10 Ribu
BACA JUGA:3 Wisata Bahari Baru Cocok untuk Weekend, Ada Pantai Dugem 24 Jam Pertama di Lampung
Setiap helai benang punya arti, dan setiap pola bercerita tentang kehidupan, alam, dan nilai-nilai budaya lokal.
Ada yang melambangkan gunung, ada yang mewakili ombak, bahkan ada juga yang menggambarkan silsilah keluarga.
Proses membuat satu tas tenun bisa makan waktu berhari-hari bahkan berminggu, tergantung tingkat kesulitannya.
5. Sepu
BACA JUGA:Promo 5uper.5sale Superindo 5 Mei 2025, Ada Diskon Skincare Mommy Dan Baby 50 Persen