Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Temukan Cara Meningkatkan Kuat Tekan Beton dengan Serat Bambu

Minggu 20-07-2025,20:17 WIB
Reporter : Melida Rohlita
Editor : Ari Suryanto
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Temukan Cara Meningkatkan Kuat Tekan Beton dengan Serat Bambu

RADARLAMPUNG.CO.ID - Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Valentinus Wenang Trisno Jati, berhasil melakukan penelitian yang inovatif mengenai analisis uji kuat tekan beton dengan penambahan bahan alami berupa serat bambu. Penelitian ini dibimbing oleh dosen Teknik Sipil, Destiana Safitri, S.T., M.T.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan serat bambu terhadap kuat tekan beton, dengan harapan dapat menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan performa beton menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan. Valentinus menggunakan variasi campuran serat bambu sebesar 0%, 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% dari volume campuran beton.

Hasil pengujian di laboratorium menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan kuat tekan pada beton dengan campuran serat bambu mencapai 26,15% dibandingkan beton tanpa serat bambu.

Menurut Valentinus, serat bambu berperan dalam memperbaiki struktur mikro beton, khususnya dalam mencegah penyebaran retak halus, sehingga mampu meningkatkan kekuatan tekan beton.

BACA JUGA:Warga Tulang Bawang Serahkan Senpi Revolver Ilegal ke Polisi, Bukti Kesadaran Hukum

Dosen pembimbing, Destiana Safitri, S.T., M.T., menyampaikan apresiasinya atas kerja keras dan kedalaman kajian yang dilakukan mahasiswa bimbingannya.

Penelitian ini sangat relevan dengan isu konstruksi berkelanjutan, dan hasilnya menunjukkan bahwa bahan lokal seperti bambu memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.

Di mana, penelitian ini tidak hanya memperkaya khasanah ilmu di bidang teknologi beton, tetapi juga membuka peluang untuk pemanfaatan bahan alami lokal sebagai penguat beton, terutama pada konstruksi berskala kecil dan menengah yang membutuhkan efisiensi biaya dan keberlanjutan.

Wakil Rektor UTI, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyambut baik hasil riset ini dan berharap dapat berdampak signifikan untuk pembangunan di masa mendatang.

BACA JUGA:Harga Gabah di Metro Tembus Rp7.000 per Kg, DKP3 Ingatkan Potensi Kenaikan Harga Beras

Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi contoh bagi penelitian lainnya dalam mengembangkan teknologi beton yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kategori :