Bupati juga menyinggung pentingnya pelatihan penyembelihan hewan sesuai syariat Islam dan mendorong inovasi kuliner berbahan dasar daging lokal.
Ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam mewujudkan kemandirian pangan dan ekonomi berbasis peternakan di Tubaba.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, mengapresiasi langkah nyata Pemkab Tulang Bawang Barat dalam memperkuat sektor peternakan melalui sarasehan dan temu pedet tersebut.
“Kegiatan seperti ini menjadi contoh bagaimana kabupaten mampu mengembangkan ekosistem peternakan secara menyeluruh,” ujar Lili Mawarti.
BACA JUGA:Siap-siap Bansos Cair Serentak November 2025, Begini Cara Cek Nama Penerima
Ia menambahkan, pengembangan dilakukan mulai dari pembibitan, peningkatan populasi, hingga pengendalian penyakit seperti PMK atau Penyakit Mulut dan Kuku.
Lili menjelaskan, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong peningkatan populasi sapi potong dan sapi perah di seluruh kabupaten.
Selain itu, pemprov juga mengembangkan sentra-sentra peternakan baru, termasuk di Tulang Bawang Barat yang memiliki potensi besar dalam sektor ini.
“Harapan kami, ke depan Tulang Bawang Barat tidak hanya menjadi daerah penghasil sapi potong,” kata Lili.
Menurutnya, daerah ini juga berpeluang mengembangkan sektor lain seperti kambing serta produk olahan ternak yang bernilai ekonomi tinggi.