Serapan Gabah 2026 Mulai Tercatat, Bulog Lampung Utara Serap 47 Ton

Minggu 25-01-2026,15:54 WIB
Reporter : Prima Imansyah Permana
Editor : Melida Rohlita

RADARLAMPUNG.CO.ID – Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung hingga kini masih menunggu penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) maupun pemerintah pusat terkait penyerapan gabah kering panen (GKP) pada tahun 2026.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung, Rindo Safutra, mengatakan bahwa meskipun penugasan resmi belum diterbitkan, Bulog Lampung telah menyusun proyeksi penyerapan gabah yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk rencana penyerapan 2026 memang belum ada penugasan resmi. Namun, prediksi kami serapan gabah setara beras di Lampung bisa mencapai sekitar 250 ribu ton sepanjang tahun 2026,” jelas Rindo, Minggu 25 Januari 2026.

Ia mengungkapkan, proyeksi tersebut disesuaikan dengan potensi produksi padi di Provinsi Lampung yang pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 3,6 juta ton. Dengan potensi produksi tersebut, Bulog optimistis dapat meningkatkan serapan guna memperkuat cadangan beras pemerintah.

BACA JUGA:Anggaran Irigasi 2026 Terbatas, Pemprov Lampung Fokus Rehabilitasi Jaringan

Meski penugasan dari pemerintah pusat belum turun, Bulog Lampung tetap mulai melakukan penyerapan gabah sejak awal tahun 2026. Pada Januari 2026, Bulog Lampung tercatat telah menyerap sedikitnya 887 ton gabah kering dari sejumlah wilayah yang mulai memasuki masa panen.

“Beberapa daerah di Lampung sudah mulai panen, seperti di Tanggamus. Kami langsung melakukan penyerapan,” ujarnya.

Rindo menambahkan, salah satu unit kerja yang telah melakukan penyerapan gabah tersebut adalah Perum Bulog Cabang Lampung Utara. 

Dimana, Perum Bulog Cabang Lampung Utara mulai melakukan serapan gabah petani sejak mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI pada 23 Januari 2026. Hingga saat ini, realisasi serapan gabah yang telah dilakukan mencapai 47 ton.

BACA JUGA:Gubernur Mirza Tegaskan Solusi Permanen Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas

Pemimpin Cabang Bulog Lampung Utara, Gusdi Prasmana, mengatakan serapan gabah tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026 dengan target produksi sebesar 4 juta ton.

“Bulog Lampung Utara akan terus melakukan serapan gabah petani secara masif hingga akhir tahun 2026. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani sekaligus mendukung tercapainya swasembada pangan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia,” ujar Gusdi, Minggu 25 Januari 2026.

Dalam pelaksanaannya, Bulog Lampung Utara mengerahkan Tim Jemput Pangan yang melibatkan unsur Bulog, TNI melalui Babinsa, serta Penyuluh Pertanian. 

Tim ini bertugas langsung ke lapangan untuk menyerap gabah dari petani di sentra-sentra produksi.

BACA JUGA:Tangani Konflik Gajah, TNWK Dorong Honor MMP hingga Tanggul Permanen

Kategori :