RADARLAMPUNG.CO.ID— Ambisi SMA YP Unila (Smanila) Bandar Lampung untuk menembus partai puncak akhirnya kandas.
Dalam laga semifinal sektor putri Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Lampung, Kamis (29/1), mereka harus mengakui ketangguhan SMAN 10 Bandar Lampung (Smansep) dengan skor akhir 39-47.
Bagi Smansep, kemenangan ini menjadi momen kembalinya sang raksasa.
"Rasanya senang sekali bisa kembali ke DBL dan langsung menembus final. Saya bangga dengan kerja keras tim, tapi kami belum merasa puas," ujar Nayla Chairunnisa, kapten SMAN 10 Bandar Lampung.
BACA JUGA:Xavepa Melaju Mulus ke Final Honda DBL Lampung Usai Bungkam Immanuel
Pertandingan berlangsung dramatis sejak tip-off dilakukan. Kedua tim saling jual beli serangan dengan selisih poin yang sangat tipis.
Smanila sempat memimpin 12-10 di kuarter pertama, namun Smansep berbalik unggul tipis 18-17 pada kuarter kedua. Ketegangan mencapai puncaknya saat skor imbang 30-30 menutup kuarter ketiga.
Tensi tinggi tersebut diakui Nayla cukup menguji mental rekan-rekannya. "Dibilang panik sih tidak, tapi tensinya sangat terasa karena sejak kuarter awal selalu ketat," ungkapnya.
Ia menambahkan, titik balik terjadi di kuarter pamungkas saat timnya bermain lebih percaya diri dan agresif dalam bertahan.
Racikan strategi pelatih Alam Romadhon terbukti ampuh di fase kritis. Smansep tampil meledak dengan mencetak 17 poin di kuarter keempat, sementara Smanila hanya mampu membalas sembilan angka.
Kemenangan kolektif ini tak lepas dari performa impresif para pemainnya.
Zahrah Raziqin Putri tampil luar biasa dengan torehan double-double unik berupa 12 rebound dan 12 steal, plus sumbangan 8 poin.
Sementara itu, Fesya Putri menjadi mesin gol dengan raihan 13 poin dan 5 steal.
BACA JUGA:Rekap Semifinal AZA 3X3 Competition Lampung, 4 Tiket Final DBL Terisi