Tekuni Hobi Rawat Hewan Eksotis, I Wayan Langit Biru Sebut Wujudkan Impian Masa Kecil

Selasa 03-02-2026,18:27 WIB
Reporter : Sintia Maharani
Editor : Anggi Rhaisa

Hewan seperti musang pandan dan sugar glider rutin dimandikan seminggu sekali menggunakan sampo bayi tanpa kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS).

Untuk sugar glider, pemotongan kuku hanya pada bagian ujung yang melengkung dan tajam.

Tidak boleh terlalu dalam karena bagian kuku mereka masih ada yang terhubung ke pembuluh darah.

BACA JUGA:Stok Menipis, Vaksin Rabies di Bandar Lampung Hanya Tersisa untuk 30 Ekor Hewan Peliharaan

Maka, sebisa mungkin hindari membuat sugar glider memiliki trauma, karena mereka bisa menjadi sangat defensif ketika didekati.

Menurut Wayan, leopard gecko merupakan hewan paling unik karena memiliki variasi warna, motif, dan warna mata yang sangat beragam dan kontras.

Sementara itu, ikan cupang dinilai paling sulit dirawat karena kualitas air harus dijaga dengan ketat dan air perlu diganti setiap dua hari agar kesehatannya tetap terjaga.

Kebersihan kandang juga menjadi perhatian utama. Kandang musang pandan dibersihkan setiap hari, air cupang diganti dua kali sehari, kandang gecko dibersihkan tiga hari sekali.

BACA JUGA:Polresta Bandar Lampung Kembali Berduka: Bripda Wayan Gugur Setelah Enam Hari Kritis di ICU

Lalu, kandang sugar glider dibersihkan tiga kali sehari, kandang ball python dibersihkan setiap kali ular buang kotoran, dan alas kandang hamster diganti seminggu sekali.

Selain perawatan rutin, Wayan juga melakukan bonding dengan hewan-hewan peliharaannya dengan cara mengajak bermain agar hewan terbiasa dan tidak stres.

Ia mengaku pernah menangani hewan yang sakit, seperti cupang yang terkena dropsy dan gecko yang mengalami tail rot, dengan melakukan karantina, perawatan luka, hingga tindakan medis sederhana.

Sebagian hasil ternaknya dijual, seperti anakan ikan cupang seharga Rp5 ribu per ekor, leopard gecko Rp50 ribu hingga Rp350 ribu per ekor, serta sugar glider Rp250 ribu hingga Rp300 ribu per ekor.

BACA JUGA:Tanpa Ke Laut Sungguhan, Prompt Gemini AI Ini Bisa Bikin Kamu Tampil Seperti Di Kapal Feri Pulau Wayang!

Meski begitu, Wayan menegaskan bahwa tujuan utamanya bukan semata menjual, melainkan memberikan perawatan yang layak bagi hewan-hewan yang dibelinya.

"Banyak hewan yang saya beli dari pemiliknya dengan alasan mereka menjualnya karena sudah tidak terurus. Saya membeli mereka untuk memberikan tempat tinggal dan perawatan yang lebih baik," ungkapnya.

Kategori :