Dalam proses pendaftaran, satu akun dapat mendaftarkan hingga empat orang, termasuk pendaftar, serta satu unit sepeda motor yang akan diangkut.
Peserta juga diwajibkan memilih satu kota tujuan mudik saat melakukan registrasi.
Bagi masyarakat yang ingin sekaligus mengikuti arus balik, pendaftaran harus dilakukan bersamaan dengan pendaftaran arus mudik, selama layanan balik tersedia untuk kota tujuan yang dipilih.
Program ini melayani 34 kota tujuan utama di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, dengan jadwal keberangkatan mudik yang direncanakan berlangsung 16 hingga 18 Maret 2026.
BACA JUGA:Beasiswa Australia Awards 2026 Dibuka Deadline 30 April, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Agar proses validasi berjalan lancar, peserta diminta membawa dokumen identitas asli seperti KTP serta e-ticket atau kode booking hasil pendaftaran online. Petugas posko akan melakukan verifikasi data sebelum tiket dinyatakan sah.
Validasi menjadi tahap krusial dalam program ini. Tanpa proses tersebut, peserta tidak dapat menggunakan layanan mudik gratis, meskipun sudah mendaftar melalui sistem online.
Program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan lebih aman, nyaman, dan hemat biaya.
Keberadaan posko validasi di sejumlah titik strategis di wilayah Jabodetabek diharapkan dapat mempermudah peserta menyelesaikan proses administrasi sebelum hari keberangkatan.
BACA JUGA:Harga Pangan di Lampung Jelang Ramadan Relatif Stabil, Inflasi 1,90 Persen Jadi Terendah Nasional
Bagi masyarakat yang sudah mendaftar, segera lakukan registrasi ulang di posko validasi agar tiket tetap aktif.
Informasi lengkap mengenai lokasi posko dan update kuota dapat diakses melalui situs resmi Kemenhub.