RADARLAMPUNG.CO.ID - Sejak H-10 hingga H-4 lebaran, tercatat sejumlah 280.331 orang pemudik telah meninggalkan Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, ratusan ribu pemudik menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, pada H-10 sampai H-4 hari raya Idul Fitri 2026.
Tercatat 280.331 orang atau naik 0,6 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 278.554 orang.
"Total kendaraan yang telah menyeberang 60.259 unit atau naik 8,3 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 55.658 unit," beber GM melalui keterangan tertulis, Rabu (18/3/2026).
BACA JUGA:Gerak Cepat, Pemprov Lampung Perbaiki PJU Jalinsum Bakauheni Jelang Arus Mudik
Jumlah tersebut, mengacu data yang dipublikasikan Posko Bakauheni selama 24 jam periode 17 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB atau pada H-4 lebaran.
Sementara, realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang pada H-4 mencapai 52.707 orang atau naik 11,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 47.293 orang.
Pemudik pesepeda motor yang telah melakukan perjalanan mudik sebanyak 754 unit atau naik 19,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 631 unit.
Data kendaraan roda empat mencapai 6.197 unit atau turun 10,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.601 unit.
BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran 2026 Di Terminal Mulyojati Metro Mulai Terasa, Bus Bantuan Mulai Disiapkan
Total truk yang telah menyeberang di angka 1.799 unit atau naik 23,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.455 unit.
Untuk total bus yang menyeberang 815 unit atau naik 7,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 758 unit.
"Total seluruh kendaraan yang telah menyeberang tercatat pada H-4 ada 9.565 unit atau naik 13,3 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 8.445 unit," tandas Partogi Tamba.