Dalil Hadis Puasa Syawal 6 Hari, UAH Jelaskan Keutamaannya Setara Puasa Setahun

Rabu 25-03-2026,07:21 WIB
Reporter : Dwi RahmaWati*
Editor : Anggi Rhaisa

Selain itu, para ulama fikih juga menjelaskan bahwa puasa Syawal boleh dilakukan secara berturut-turut maupun terpisah, selama masih berada dalam bulan Syawal.

Pendapat ini dijelaskan oleh sejumlah ulama, di antaranya Sayyid Sabiq dalam kitab Fiqhus Sunnah.

BACA JUGA:Dalil Hadis Musafir Punya Kendaraan Tetap Wajib Puasa? UAH Jelaskan Statusnya

Dalam kitab tersebut disebutkan bahwa menurut Ahmad ibn Hanbal, puasa enam hari di bulan Syawal boleh dilakukan berurutan maupun tidak berurutan dan keduanya tetap sah.

Sementara ulama dari mazhab Abu Hanifa dan Muhammad ibn Idris al-Shafi'i memandang lebih utama jika dilakukan secara berturut-turut setelah Hari Raya Idul Fitri.

Adapun waktu pelaksanaan puasa Syawal dimulai pada tanggal 2 Syawal, setelah umat Islam merayakan Idul Fitri, hingga akhir bulan Syawal.

Dengan demikian, umat Islam memiliki waktu cukup panjang untuk menunaikan enam hari puasa sunnah tersebut.

BACA JUGA:Dalil Hadis 10 Hari Terakhir Ramadan, UAH Ungkap Tiga Kebiasaan Nabi yang Jadi Kunci Keutamaan

UAH menekankan bahwa puasa Syawal juga memiliki hikmah sebagai bentuk penyempurna ibadah Ramadan.

Menurutnya, sebagaimana salat sunnah berfungsi menyempurnakan kekurangan pada salat wajib, puasa sunnah juga dapat menjadi pelengkap bagi puasa Ramadan yang mungkin masih memiliki kekurangan.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak melewatkan kesempatan meraih keutamaan puasa Syawal.

“Ini adalah hadiah setelah Ramadan. Jika Ramadan kita jalani dengan baik lalu dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka Allah berikan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun,” terang Ustaz Adi Hidayat.

BACA JUGA:Dalil Hadis 3 Amalan Pokok Ramadan, UAH Ajak Tingkatkan Salat dan Sedekah

Dengan memahami dalil hadis yang sahih serta penjelasan para ulama, puasa Syawal bukan sekadar tradisi setelah Ramadan, tetapi ibadah sunnah yang memiliki landasan kuat dan keutamaan besar bagi umat Islam.

(*Peserta Magang Kemnaker Batch 1 

Kategori :