RADARLAMPUNG.CO.ID - Kenaikan harga telur ayam di Bandar Lampung pasca Lebaran 2026 menuai sorotan dari DPRD Provinsi Lampung.
Anggota Komisi II, Midar Ilyas, menyayangkan lonjakan harga komoditas kebutuhan pokok tersebut, mengingat Lampung dikenal sebagai daerah surplus telur.
Menurutnya, kenaikan harga telur berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Terlebih, telur merupakan salah satu bahan pangan pokok yang banyak dikonsumsi sehari-hari.
“Ini sangat kita sayangkan, karena telur ini kebutuhan pokok. Kalau harganya tinggi, otomatis akan memengaruhi daya beli masyarakat,” ujarnya, kamis (25/26).
BACA JUGA:Harga Telur Di Lampung Terus Melonjak Naik, Pedagang Tradisional Keluhkan Penurunan Omset Penjualan
Ia juga menilai peran telur sebagai salah satu komoditas penting dalam pemenuhan gizi masyarakat, sehingga kenaikan harga dinilai tidak boleh berlangsung lama.
“Walaupun ada kenaikan, kita harapkan jangan lama-lama. Kalau bisa dalam satu sampai dua hari ini sudah kembali normal,” tambahnya.
Midar mengungkapkan, pihaknya meminta dinas terkait untuk segera menelusuri penyebab kenaikan harga tersebut, baik dari sisi distribusi maupun kemungkinan adanya permainan harga di tingkat pelaku usaha.
“Kalau stok sebenarnya ada dan Lampung ini surplus telur, kenapa harga bisa naik? Ini yang perlu dipelajari, apakah ada permainan atau tidak,” tegasnya.
BACA JUGA:H+5 Lebaran, Lalu Lintas Metro Lancar Namun Jlan Rusak Dikeluhkan
Ia juga meminta Dinas Perdagangan dan Dinas Peternakan turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan pasokan di pasaran.
Hal ini karena kenaikan harga telur berpotensi membebani masyarakat, terutama dalam pengeluaran kebutuhan rumah tangga.
“Jangan sampai masyarakat yang dirugikan. Yang tadinya bisa beli dua kali, sekarang mungkin hanya bisa sekali. Ini yang tidak kita inginkan,” tutupnya.
Di ketahui harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Bandar alami kenaikan harga dari Rp 27 ribu perkilo kini menjadi Rp 32 ribu per kilo.
BACA JUGA:Promo Grab Terbaru 2026 Resmi Rilis, Diskon Hingga 50 Persen Siap Dipakai Hari Ini