RADARLAMPUNG.CO.ID – Capaian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan progres signifikan.
Hingga 14 April 2026, realisasi pengadaan telah mencapai 54,8 persen atau senilai Rp1,443 triliun dari total rencana Rp2,649 triliun.
Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Lampung, Sukmawan Hendriyanto, mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia.
“Dari rencana pengadaan melalui penyedia sebesar Rp2,649 triliun, yang sudah terealisasi Rp1,443 triliun atau 54,8 persen. Secara nasional, ini menempatkan Provinsi Lampung di posisi kedua setelah Kalimantan Selatan,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.
BACA JUGA:Chandra Natar Ajak Masyarakat Lampung Gabung di Anlene Zumba Party
Menurutnya, capaian ini sejalan dengan dorongan pemerintah pusat agar proses pengadaan dapat dilakukan sejak awal tahun anggaran.
Langkah tersebut penting untuk mencegah keterlambatan pelaksanaan pekerjaan sekaligus mempercepat perputaran ekonomi di masyarakat.
“Dengan percepatan di awal tahun, diharapkan kegiatan pembangunan bisa segera berjalan dan uang yang beredar di masyarakat ikut meningkat,” jelasnya.
Sukmawan menambahkan, tingginya realisasi pengadaan didorong oleh dominasi sektor konstruksi, khususnya pekerjaan di bidang Bina Marga.
BACA JUGA:Kuota Magang Nasional 2026 Diusulkan Naik 150 Ribu, Peluang Kerja Makin Terbuka
Proyek-proyek tersebut juga ditopang melalui skema pinjaman daerah senilai Rp1 triliun yang kini sudah berjalan.
“Pengadaan jasa konstruksi, baik perencanaan maupun fisik jalan dan gedung, menjadi penyumbang terbesar. Termasuk jasa konsultansi seperti pengawasan dan perencanaan,” ungkapnya.
Selain sektor konstruksi, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain seperti sektor perindustrian dan pertanian turut memberikan kontribusi terhadap nilai pengadaan.
Ia menjelaskan, proses pengadaan dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari tender, e-purchasing atau e-Katalog, hingga pengadaan langsung oleh masing-masing OPD.
BACA JUGA:Perak Kian Bersinar, Ini Strategi Aman Investasi bagi Pemula