Hal serupa disampaikan Nichola Jonathan Tjahjamulia dari SMA Santa Theresia Jakarta.
Ia berencana kembali mengikuti DBL Dance musim ini.
“Saya sangat antusias untuk kembali tampil. Atmosfer kompetisinya luar biasa dan membuat kami semakin termotivasi,” katanya.
“Kami ingin mempersiapkan penampilan terbaik melalui latihan yang konsisten,” sambungnya.
Sementara itu, Ananda Daniel, pelatih SMA IPEKA Puri Indah Jakarta, turut memberikan pandangannya.
Daniel juga merupakan anggota klub dance HEAVYBUCKSTYLEZ.
Menurutnya, DBL Dance memberikan ruang penting bagi pelajar untuk berkembang secara positif melalui dunia tari.
“Sebagai seseorang yang dulunya juga memulai tari di level SMA, saya sangat senang karena pelajar memiliki platform untuk berkompetisi,” ungkapnya.
DBL Dance adalah ajang pertama yang ia ikuti saat masih bersekolah di SMA Don Bosco Padang.
Ajang ini membuat dirinya sadar bahwa ia sangat menyukai dunia tari.
“Saya berharap pelajar dengan passion yang sama dapat memanfaatkan platform ini sebagai ruang kompetisi yang positif. Sekaligus sebagai proses pengembangan diri,” ujar Daniel.