Pertamina juga terus memantau stok serta penyaluran BBM di seluruh SPBU.
Jika terjadi peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, penyesuaian pasokan segera dilakukan melalui skema Reguler Alternatif Emergency (RAE).
Skema tersebut diterapkan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Perbaikan distribusi BBM mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Samsuri (60), pengemudi ojek daring di Kota Medan, mengaku kondisi pengisian BBM kini jauh lebih lancar.
"Beberapa hari yang lalu saya mengimbau masyarakat untuk bersabar karena memang sempat ada kendala," ujar Samsuri.
"Sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik," lanjutnya.
Menurut Samsuri, antrean di SPBU sudah berkurang dan proses pengisian BBM berjalan lebih lancar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan Pertamina atas upaya memperbaiki distribusi BBM.
Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Kepala BPH Migas meninjau operasional SPBU di Kota Binjai.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan, pasokan, dan distribusi BBM berjalan lancar.
Pertamina juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung percepatan distribusi BBM di Sumatera Utara.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.
Pertamina memastikan akan terus memantau kondisi operasional dan penyaluran BBM agar pelayanan energi kepada masyarakat tetap optimal.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135 yang beroperasi selama 24 jam.