Tak hanya itu, Mirza juga mendorong BBPOM membangun sinergi dalam penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu wadah pemasaran produk UMKM sekaligus mitra bisnis yang membantu pelaku usaha meningkatkan skala dan kualitas produknya.
Dengan demikian, pengawasan dan pendampingan BBPOM tidak hanya berorientasi pada pengawasan produk, tetapi juga dapat berjalan beriringan dengan upaya pemerintah dalam mendorong UMKM naik kelas.
Dalam pertemuan tersebut, Mirza juga menyoroti pentingnya kemudahan akses masyarakat terhadap layanan BBPOM.
BACA JUGA:Perahu Terbalik, Nelayan Ditemukan Basarnas Meninggal Dunia
Ia mengarahkan agar layanan BBPOM, khususnya layanan informasi dan pengaduan, dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi Lampung-In.
Integrasi tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih mudah memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan terkait obat dan makanan tanpa harus melalui layanan yang terpisah.
Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemprov Lampung memperkuat pelayanan publik berbasis digital agar lebih cepat, mudah, dan terpadu.
Dengan sejumlah arahan tersebut, Pemprov Lampung berharap kolaborasi dengan BBPOM semakin konkret, mulai dari memastikan keamanan pangan anak sekolah dan pelaksanaan MBG, meningkatkan kualitas produk UMKM, memperkuat pemasaran melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pengawasan obat dan makanan.(*)