disway awards

Data Pengangguran Hantui Bandar Lampung Awal 2026, Ribuan Pencari Kerja Mengantre di Tengah Minimnya Lowongan

Data Pengangguran Hantui Bandar Lampung Awal 2026, Ribuan Pencari Kerja Mengantre di Tengah Minimnya Lowongan

Ilustrasi pengangguran.-Pixabay-

RADARLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Ketenagakerjaan mencatat 3.093 pencari kerja aktif terdaftar dan memperoleh kartu pencari kerja AK.1 sepanjang 2025 hingga Januari 2026.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja M. Kabul menjelaskan angka tersebut merupakan akumulasi seluruh pengajuan yang tercatat dalam sistem layanan ketenagakerjaan.

“Selama 2025 terdapat 2.964 pengajuan AK.1 dan pada Januari 2026 bertambah 129 pemohon sehingga total menjadi 3.093 pencari kerja,” ujar Kabul, Selasa (3/2).

Ia menjelaskan pendataan pencari kerja dilakukan melalui laman siapkerja.kemnaker.go.id sebagai penghubung antara pencari kerja AK.1 dan pemberi kerja AK.3.

BACA JUGA:Metro Perluas Layanan Konsultasi Wirausaha untuk Pemuda, Targetkan Turunkan Pengangguran

“Melalui laman ini pencari kerja dan pemberi kerja terhubung dalam satu sistem sehingga seluruh data dapat tercatat dan terpantau,” jelasnya.

Pencari kerja didominasi usia 20–29 tahun dengan jumlah 1.932 orang atau hampir separuh dari total pencari kerja aktif.

Kelompok usia 30–44 tahun menempati posisi kedua dengan jumlah 995 orang.

Pencari kerja usia 45–54 tahun tercatat sebanyak 115 orang.

BACA JUGA:Pemprov Lampung Genjot Program Vokasi dan Kerja Sama Industri untuk Tekan Pengangguran

Sementara pencari kerja usia 15–19 tahun berjumlah 40 orang.

Kelompok usia di atas 55 tahun menjadi yang paling sedikit dengan jumlah 11 orang.

Berdasarkan kondisi fisik mayoritas pencari kerja berada pada kategori non-disabilitas sebanyak 3.084 orang atau 99,71 persen.

Pencari kerja penyandang disabilitas tercatat sebanyak 9 orang atau sekitar 0,29 persen dari total keseluruhan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: