disway awards

Awal Tahun 2026, Kasus DBD Di Kabupaten Mesuji Capai 10 Kasus, 1 orang Dilaporkan Meninggal

Awal Tahun 2026, Kasus DBD Di Kabupaten Mesuji Capai 10 Kasus, 1 orang Dilaporkan Meninggal

Awal Tahun 2026, Kasus DBD Di Kabupaten Mesuji Capai 10 Kasus, 1 orang Dilaporkan Meninggal.-Ilustrasi/Foto.Pixabay@nuzree-

RADARLAMPUNG.CO.ID-  Awal tahun 2026, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Mesuji mencapai 10 kasus. Dari jumlah tersebut 1 diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, Retty Lusyarini saat dikonfirmasi pada Rabu 4 Februari 2026. 

Lebih lanjut, Reti menyebut 10 kasus DBD tersebut terjadi pada bulan Januari 2026 diantaranya di Wira bangun Kecamatan Simpang Pematang ada 2 kasus kemudian di Brabasan Kecamatan Tanjung Raya ada 8 kasus dari jumlah tersebut 1 diantaranya meninggal dunia. 

Atas kejadian tersebut, menjadi perhatian khusus Dinas Kesehatan untuk melakukan pencegahan, agar kasusnya tidak terus bertambah.

BACA JUGA:BPBD Mesuji Siagakan 14 Personel TRC, Pantau Titik Rawan Banjir dan Cuaca Ekstrem

Salah satu langkah yakni melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Kita himbau masyarakat untuk rutin melakukan PSN serta menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Jangan sampai ada genangan-genangan air bersih khususnya yang menjadi sarang nyamuk, mungkin ada di ember, bak, itu harus sering-sering dikuras,” jelas Reti.

Tak hanya itu, dia menyebut, cuaca ekstrim yang terjadi saat ini menjadi salah satu penyebab berkembang biaknya nyamuk aedes aegepti. Cuaca seperti itu, mempercepat berkembang biaknya nyamuk tersebut.

Selain itu kami juga melakukan berbagai upaya diantaranya sosialisasi ke masyarakat melalui masing-masing Puskesmas di wilayahnya.

BACA JUGA:Mulai Besok, Operasi Keselamatan Krakatau 2026 Digelar di Mesuji, Ini 9 Sasaran Prioritasnya

“Sosialisasi ini agar masyarakat melakukan pola hidup bersih dan sehat. Kemudian kita juga melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara serentak maupun perorangan di rumah masing-masing melalui imbauan yang kita berikan,"pungkas Reti.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: