Tim Dosen dan Mahasiswa Teknik Sipil Itera Edukasi Infrastruktur Berkelanjutan di Pesawaran
Tim Dosen dan Mahasiswa Teknik Sipil Itera Edukasi Infrastruktur Berkelanjutan di Pesawaran.-Foto Tim Pengabdian Dosen Itera For Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID– Tim dosen Program Studi Teknik Sipil sukses melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Teknis Infrastruktur Desa di Desa Batanghari Ogan, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Kamis 25 Juni 2026.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Tujuannya, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat serta aparatur desa mengenai perencanaan, pembangunan, hingga pemeliharaan infrastruktur desa yang berkelanjutan.
Agenda ini dihadiri langsung oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga Desa Batanghari Ogan.
Adapun Tim Pengabdian terdiri dari Ayu Sinta Aprilia, S.T., M.Eng (Ketua Tim) bersama anggota tim antara lain, Arif Rahman Hakim Sitepu, S.T., M.T, Julita Hayati, S.T., M.T, Winny Novalina, S.T., M.T, M Gilang Indra Mardika, S.T., Μ.Τ, Indri Rahmandhani Fitriana, S.T., M.Eng, Ir. Muhammad Abi Berkah Nadi, S.T., M.T, Ayu Kamila Khanza, M.T.
Selain itu, beberapa mahasiswa Teknik Sipil ikut berpartisipasi dalam Kegiatan PKM Itera tersebut, antara lain, Theophylus David Christian Pasaribu, Levina Al Firianti, Cenny Ruben Siregar, Maulana Rivan, Farisa Nur Aziza, Amir Mahmud Safari, Rima Claudia, Hikmatullah Padhil, Muhammad Hackal Faiq, Ilyas Anwar dan Convincer Smart
Dalam pemaparannya, Ketua tim dosen Teknik Sipil, Ayu Sinta Aprilia, S.T., M.Eng, menyampaikan sejumlah materi krusial mulai dari pentingnya pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan standar teknis, pengelolaan drainase lingkungan, pembangunan jalan desa, pengelolaan sarana air bersih, hingga aspek keselamatan dan keberlanjutan.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan pemahaman mendalam mengenai peran penting infrastruktur dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan kualitas hidup, serta menekan risiko kerusakan lingkungan akibat pembangunan yang tidak terencana.
BACA JUGA:Ratusan Peserta Lolos SNBP dan SNBT Itera Mundur, Kesempatan Emas Lewat Jalur Mandiri SMT
Tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif.
Ruang ini dimanfaatkan secara optimal oleh para peserta untuk mengonsultasikan berbagai permasalahan infrastruktur yang selama ini dihadapi di lingkungan Desa Batanghari Ogan.
Ayu juga, menegaskan, pembangunan infrastruktur desa tidak boleh hanya mengejar fisik semata.
Namun, aspek perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan harus berjalan beriringan agar asas manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


