Tekan Angka Putus Sekolah, SMAN 2 Bandar Lampung Siapkan 32 Guru untuk Program PJJ
Tekan Angka Putus Sekolah, SMAN 2 Bandar Lampung Siapkan 32 Guru untuk Program PJJ. -Foto Dok.Anggi Rhaisa/Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang SMA hingga 31 Juli 2026.
Program PJJ menjadi strategi Pemerintah Provinsi Lampung dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang tercatat masih mencapai 20.534 orang.
Sebagai salah satu sekolah induk penyelenggara di tahap awal, SMAN 2 Bandar Lampung (Smanda) menyatakan kesiapannya menjalankan program PJJ tersebut.
Kepala SMAN 2 Bandar Lampung, Sevensari, menjelaskan bahwa seluruh persiapan sarana pembelajaran maupun tenaga pengajar telah dimaksimalkan. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk siswa PJJ dijadwalkan mulai berjalan pada 10 Agustus 2026.
BACA JUGA:600 Siswa Belum Dapat SMP Negeri, Disdikbud Bandar Lampung Siapkan Solusi Penempatan
"Untuk tenaga pengajar, seluruhnya berasal dari sekolah induk SMAN 2 Bandar Lampung. Ada 32 guru kelas X yang sudah mendapatkan pelatihan khusus dari SEAMOLEC," ujar Sevensari.
Syarat dan Metode Pembelajaran PJJ SMAN 2 Bandar Lampung
Program PJJ ditujukan bagi remaja yang sempat terputus akses pendidikannya agar tetap bisa mengantongi ijazah SMA resmi tanpa harus mengikuti sistem belajar reguler setiap hari.
Sevensari menjelaskan, sejumlah ketentuan teknis pendaftaran hingga mekanisme belajar program PJJ di Smanda, Antara lain;
Untuk sasaran usia yakni Anak Tidak Sekolah (ATS) atau putus sekolah berusia 15 hingga 18 tahun (belum genap 19 tahun).
BACA JUGA:Abaikan Saran Ombudsman, Komisi IV DPRD Bandar Lampung Segera Panggil Pejabat Disdikbud
Untuk syarat dokumen seperti Fotokopi/pindaian Ijazah SMP/sederajat, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran.
Untuk mekanisme pendaftaran, pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui tautan yang tersedia di pengumuman resmi.
"Calon siswa tidak perlu hadir fisik ke sekolah induk maupun mitra,"kata Sevensari.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


