Tim Dosen Itera Latih Ibu PKK Patoman Buat ECOherbal Spray Antinyamuk

Tim Dosen Itera Latih Ibu PKK Patoman Buat ECOherbal Spray Antinyamuk

Tim Dosen Itera Latih Ibu PKK Patoman Buat ECOherbal Spray Antinyamuk.-Foto Tim Dosen ITERA For Radar Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID- Dalam upaya menekan penyebaran penyakit akibat gigitan nyamuk sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, Tim Dosen Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Patoman, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan PKK RT 2 RW 2 Desa Patoman Pagelaran melalui Inovasi ECOherbal Spray Antinyamuk untuk Pencegahan Vektor dan Peningkatan Ekonomi” ini didanai melalui Program Pendanaan PkM Itera 2026 Skema Pemberdayaan Masyarakat Lingkup Kepakaran.

Tim PkM ITERA ini diketuai oleh Dr. Hawa Purnama Celala Ary Cane, S.Si., dengan anggota tim dosen yang terdiri atas Aditya Ayuwulanda, M.Si., Dr. Abdul Aji, Dr.apt. Irwan Soedarmanto, M.Si., dan Yulistia Anggraini, M.Si. 

BACA JUGA:ITB-ITERA Sulap Desa Pemerihan Pesisir Barat Lewat Pakan Nano-ZnO dan Picabee

Kegiatan ini juga melibatkan delapan mahasiswa dari Program Studi Kimia ITERA.

Selain melibatkan dari kimia, juga ada mahasiswa program studi Sains Atmosfer dan Keplanetan ikut terlibat dalam program PKM Itera ini.

Ketua Tim PkM ITERA, Dr. Hawa Purnama Celala Ary Cane, S.Si., menjelaskan bahwa inovasi ECOherbal Spray dikembangkan dengan memanfaatkan tanaman pekarangan rumah warga yang selama ini belum diolah secara optimal.

"Tanaman seperti sereh, jeruk, dan kayu manis tidak hanya mempercantik pekarangan, tetapi juga kaya khasiat. Kandungan alami tanaman obat keluarga ini sangat berpotensi dimanfaatkan sebagai penolak nyamuk herbal yang aman dan ramah lingkungan," ujar Dr. Hawa.

BACA JUGA:Tim Dosen dan Mahasiswa ITERA Latih PKK Desa Patoman Buat Water Kefir Probiotik

Cegah DBD Sekaligus Buka Peluang Usaha Rumah Tangga

Dalam pemaparan materinya, Dr.apt. Irwan Soedarmanto, M.Si., membeberkan pentingnya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. 

Selain menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola 3M, penggunaan bahan penolak nyamuk alami menjadi langkah efektif.

Ia memaparkan bahwa kandungan minyak atsiri pada sereh (sitronelal, sitronelol, geraniol), limonena pada kulit jeruk, serta sinamaldehida pada kayu manis memiliki aroma kuat yang tidak disukai oleh nyamuk.

"Proses pembuatannya menggunakan metode ekstraksi sederhana berbasis air dan minyak untuk melarutkan senyawa aktif tanaman. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait