Viral! Siswa SD di Lampung Utara Temukan Benda Diduga Peluru di Menu MBG, Dapur SPPG Disuspend

Viral! Siswa SD di Lampung Utara Temukan Benda Diduga Peluru di Menu MBG, Dapur SPPG Disuspend

Amunisi dalam menu MBG di Lampung Utara.-Foto Ilustrasi AI.-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru menunjukkan benda diduga peluru senapan angin di dalam potongan daging menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Temuan tersebut terjadi di SD Negeri 3 Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.

Benda asing itu ditemukan oleh Ardi, siswa kelas V SD Negeri 3 Sindangsari, saat menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolahnya.

Dalam video yang beredar, seorang guru memperlihatkan benda tersebut sambil meminta pihak pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari bertanggung jawab atas temuan tersebut.

“Ini murid saya kelas 5, Ardi, menemukan satu buah peluru senapan angin di dalam daging. Saya minta pertanggungjawaban yang punya dapur MBG,” ujar guru tersebut dalam video.

Guru yang terekam dalam video, Ida Yulia Mega, S.Pd., menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026. Ia mengaku tidak menyangka video yang dibuatnya untuk keperluan pelaporan justru menyebar luas di media sosial.

“Sejak kejadian itu banyak yang menghubungi saya, mulai dari wartawan, polisi, TNI hingga pihak SPPG,” kata Mega.

Ia menuturkan, saat para siswa sedang menikmati makanan MBG, salah seorang murid melaporkan adanya benda asing yang menyerupai peluru di dalam lauk ayam. Saat itu juga ia merekam video sebagai dokumentasi untuk disampaikan kepada pihak SPPG agar kejadian serupa tidak terulang.

Video tersebut juga dikirimkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Namun, tanpa diduga rekaman itu kemudian tersebar dan menjadi viral.

“Sebenarnya saya tidak menginginkan video itu viral. Harapan kami hanya agar pihak SPPG memperbaiki kesalahannya,” ujarnya.

Mega menyebut, persoalan ini bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, sebelumnya menu MBG dari SPPG Sindangsari juga pernah menjadi sorotan karena dinilai tidak sesuai standar program nasional hingga sempat dibahas di DPRD Lampung Utara.

“Waktu itu sudah diselesaikan dan pihak SPPG berjanji memperbaiki menu MBG. Sekarang muncul lagi kejadian ini, ada benda diduga peluru di potongan ayam yang hampir dikonsumsi siswa,” katanya.

Ia berharap dinas terkait menangani kasus tersebut secara profesional agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung, Fitra Alfarisi, membenarkan adanya laporan temuan benda asing tersebut.

Sebagai langkah awal, operasional dapur SPPG Sindangsari dihentikan sementara selama proses investigasi berlangsung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait