Tak Punya Desa, Bunda Eva Siapkan Rp 50 Juta per Kelurahan untuk Modal Awal KDMP
Tak Punya Desa, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana Siapkan Rp 50 Juta per Kelurahan untuk Modal Awal KDMP. -Foto. Anggi Rhaisa/Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengucurkan suntikan dana awal sebesar Rp 6,3 miliar untuk menyokong operasional 126 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Tapis Berseri.
Melalui skema ini, masing-masing pengurus KDMP menerima modal stimulus awal senilai Rp 50 juta.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat menjadi tuan rumah Seminar Nasional KDMP se-Provinsi Lampung yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI di Aula Gedung Semergou, Jumat, 4 September 2026.
Bunda Eva sapaan akrabnya, mengungkapkan, keterbatasan wilayah administrasi yang tidak memiliki desa bukan menjadi penghalang bagi Bandar Lampung untuk menyukseskan program strategis nasional tersebut.
"Walaupun Bandar Lampung tidak punya desa, kami siap bekerja sama dan mengeksekusi program ini. Kami telah siapkan dana awal Rp 50 juta untuk modal awal tiap koperasi di 126 kelurahan, totalnya Rp 6,3 miliar," tegas Bunda Eva di hadapan jajaran menteri dan pejabat pusat.
BACA JUGA:Tak Sekadar Ajarkan Menabung, LPS Bekali Ratusan Siswa SMAN 9 Bandar Lampung Hadapi Risiko Keuangan
Langkah konkret Pemkot Bandar Lampung ini mendapat apresiasi langsung dari lintas kementerian dan Pemprov Lampung.
Acara yang dihadiri sekitar 1.000 peserta lintas sektor tersebut menjadi panggung sinergi penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memaparkan program unggulan Desaku Maju yang membidik pembentukan 500 desa mandiri terdigitalisasi.
Program ini bakal diintegrasikan langsung dengan operasional BUMD dan BUMDes.
BACA JUGA:Harga Gabah Tembus Rp8.000 Per Kilogram, Pemkot Pastikan Harga Beras di Bandar Lampung Masih Stabil
"Kita sinergikan langkah agar program penguatan ekonomi berbasis desa dan kelurahan ini masuk dalam perencanaan lima tahun ke depan, termasuk RPJMD kabupaten/kota," ujar Mirza.
Seminar nasional ini turut dihadiri Menko Bidang Pangan, Menteri Koperasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto, serta jajaran PT Agrinas Pangan Nusantara dan Mabes TNI.
Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama 10 asosiasi pemerintahan dan pengelola koperasi untuk memperkuat tata kelola KDMP yang transparan dan akuntabel.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


